Begini Tanggapan MIND ID soal Krisis Batu Bara

    Antara - 14 Januari 2022 22:31 WIB
    Begini Tanggapan MIND ID soal Krisis Batu Bara
    Ilustrasi. Foto: AFP



    Jakarta: Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Niko Chandra mengatakan MIND ID sebagai BUMN holding industri pertambangan berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia agar bisa mandiri energi dengan menyediakan bahan bakar energi primer yang andal.

    Pernyataan itu ia sampaikan saat menanggapi krisis batu bara yang dialami pembangkit listrik tenaga uap milik perusahaan setrum negara PT PLN (Persero).

     



    "Kami terus mendukung Indonesia bisa mandiri terhadap kebutuhan energi nasional," kata Niko, dilansir Antara, Jumat, 14 Januari 2022.

    MIND ID akan mematuhi kebijakan pemerintah mengenai ketentuan persentase penjualan untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO).

    "Kalau kita lihat secara track record anak usaha anggota MIND ID, PT Bukit Asam secara komit memenuhi bahkan melebihi DMO yang telah ditetapkan oleh pemerintah, jadi ini sebagai bagian dari upaya kami untuk mendukung ketahanan energi nasional," ujar Niko.

    Sebelumnya, pemerintah Indonesia secara tegas melarang ekspor batu bara guna menjamin terpenuhinya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik di dalam negeri.

    Pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan pelarangan ekspor batu bara untuk pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau IUPK tahap kegiatan Operasi Produksi, IUPK sebagai kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian dan PKP2B periode 1-31 Januari 2022.

    Langkah itu dilakukan guna menyelamatkan 10 juta pelanggan PLN mulai dari masyarakat hingga industri dari ancaman pemadaman listrik akibat kekurangan bahan baku batu bara untuk menyalakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

    Apabila larangan ekspor batu bara tidak dilakukan bisa menyebabkan 20 PLTU berdaya 10.850 megawatt padam, sehingga berpotensi mengganggu kestabilan nasional.

    Hingga pertengahan Januari 2022, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan bahwa pemerintah telah mengamankan 16,2 juta ton batu bara untuk kebutuhan PLN berkat dukungan pada produsen batu bara dan asosiasi angkutan logistik.

    Dia memastikan polemik kekurangan stok batu bara yang sempat dialami puluhan pembangkit listrik milik PLN kini telah teratasi.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id