comscore

Mafia Minyak Goreng Sulit Diberantas, Kenapa?

Fetry Wuryasti - 22 Maret 2022 19:29 WIB
Mafia Minyak Goreng Sulit Diberantas, Kenapa?
Dua gudang di Palu, Sulawesi Tengah, diduga jadi tempat penimbunan minyak goreng - - Foto: MI/ Taufan
Jakarta: Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meyakini fenomena mafia minyak goreng sulit diperangi atau diberantas. Wajar bila Menteri Perdagangan M Lutfi tak sanggup memenuhi janjinya untuk mengumumkan tersangka mafia pada Senin 21 Maret 2022 kemarin.

"Yang ada hanya PHP (pemberi harapan palsu) melulu, termasuk janji pada Senin 21 Maret 2022, tersangka mafia minyak goreng akan diumumkan. Faktanya gone with the wind," kata Tulus, Selasa, 22 Maret 2022.
Dia berpendapat, soal mafia minyak goreng, seharusnya ditangani pada level Presiden. Tetapi ironisnya, belum juga ada aksi nyata.

"Kalau memang ada mafia migor, kenapa tidak dibentuk Tim Anti Mafia Migor, seperti dahulu ada tim anti mafia migas, walaupun gagal juga. Apakah gonjang ganjingnya isu migor ini menjawab sinyal tiga komoditas di negeri ini yaitu tembakau, batubara, dan sawit, tidak bisa disentuh oleh siapapun, termasuk oleh negara," jelasnya.

Sebelumnya, kebijakan terbaru di atas kertas pemerintah terhadap minyak goreng dinilai lebih ramah pasar/konsumen. Diharapkan kebijakan ini bisa menjadi upaya untuk memperbaiki distribusi dan pasokan migor pada masyarakat dengan harga terjangkau.

"Namun dari sisi kebijakan publik, YLKI sangat menyayangkan, terkait bongkar pasang kebijakan migor, kebijakan coba-coba. sehingga konsumen, bahkan operator menjadi korbannya," ucap dia.

YLKI pun mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan terkait HET migor curah dengan harga Rp14 ribu. "Jangan sampai kelompok konsumen migor premium mengambil hak konsumen menengah ke bawah dengan membeli atau memborong migor non premium yang harganya jauh lebih murah," pungkas dia.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id