Waskita Terima Pembayaran Tol Layang Jakarta Cikampek Rp6,2 Triliun

    Annisa ayu artanti - 16 Maret 2020 16:48 WIB
    Waskita Terima Pembayaran Tol Layang Jakarta Cikampek Rp6,2 Triliun
    Ilustrasi. Foto : MI/Hendrik.
    Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menerima pembayaran atas proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) sebesar Rp6,2 triliun dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek.

    Director of Finance Waskita Karya Haris Gunawan mengatakan pembayaran sebesar Rp6,2 triliun telah diterima pada 13 Maret 2020.

    "Pembayaran tersebut merupakan 51 persen dari total pembayaran Rp12,3 triliun disesuaikan dengan porsi atas kerja sama operasi dengan PT Acset Indonusa Tbk," kata Haris dalam keterangan tertulisnya, Senin, 16 Maret 2020.

    Ia menjelaskan proyek jalan tol layang sepanjang 38 kilometer ini merupakan hasil kolaborasi antara BUMN dan swasta, yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Acset Indonusa Tbk.

    Pengerjaan Proyek tol juga termasuk dalam kategori proyek jalan tol layang terpanjang di Indonesia ini telah dimulai sejak tahun 2017 dan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 Desember 2019 dan sudah dioperasionalkan ke pengguna jalan sejak 15 Desember 2019.

    Dalam pelaksanaannya, Waskita Karya menggunakan metode kontruksi terkini seperti metode  Pierhead Sosrobahu, metode Pierhead Segmental Precast, dan metode Erection Girder dengan Launcher Gantry dan Crane.

    Metode tersebut dipilih selain untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai target waktu juga dengan mutu dan safety yang baik. Terlebih proyek ini dikerjakan di tengah kondisi lalu lintas Tol Jakarta - Cikampek yang aktif dan padat.

    "Penerimaan pembayaran dari proyek Tol Jakarta - Cikampek II (Elevated) tersebut merupakan salah satu target penerimaan kas masuk dari proyek turnkey Waskita Karya," ucapnya.
     
    Seperti diketahui, tahun ini Waskita menargetkan penerimaan pembayaran senilai Rp10 Triliun dari proyek yang dikerjakan dengan skema turnkey dan Rp18,7 Triliun dari proyek konstruksi lainnya. Selain kas masuk dari  pembayaran proyek, Waskita juga mengincar pengembalian piutang dana talangan tanah dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) senilai Rp4,5 triliun.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id