PSBB Jilid II, KAI Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

    Annisa ayu artanti - 12 September 2020 19:00 WIB
    PSBB Jilid II, KAI Sudah Terapkan Protokol Kesehatan
    Ilustrasi penumpang kereta api - - Foto: Antara/ Aprillio Akbar
    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan melakukan pembatasan operasional kereta sejak awal pandemi covid-19. Kebijakan tersebut tidak akan berubah meski DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II.

    "KAI berusaha menjadikan perjalanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman dari penyebaran covid-19," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 12 September 2920.

    Joni menjelaskan penumpang sudah diwajibkan memakai masker sejak 12 April 2020. KAI juga sudah mewajibkan penggunaan surat bebas covid-19 dan suhu tidak melebihi 37,3 derajat sejak pengoperasian Kereta Api Luar Biasa (KLB) per 12 Mei 2020.

    Untuk perlindungan ekstra, KAI memberikan face shield kepada pelanggan KA Jarak Jauh sejak 12 Juni untuk menurunkan risiko penyebaran covid-19 melalui droplet.

    "Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut akan ditolak naik kereta api," terang dia.


    Terkait pembatasan kapasitas, KAI juga sudah membatasi kapasitas tempat duduk yang dijual. Dari 50 persen pada perjalanan KLB di Mei, kapasitas yang dijual ditingkatkan menjadi 70 persen pada perjalanan KA Jarak Jauh Reguler sejak 12 Juni hingga saat ini.

    Hingga saat ini, jumlah perjalanan KA juga masih belum sepenuhnya normal sampai. Pada Mei, KAI rata-rata mengoperasikan 71 KA per hari atau 13 persen dari jumlah normal sebanyak 532 KA per hari. Jumlahnya secara bertahap meningkat ke 117 KA per hari atau 22 persen di Juni, 159 KA per hari atau 30 persen di Juli, 237 KA per hari atau 44 persen di Agustus, dan 267 KA perhari atau 50 persen per 10 September.

    "Pembatasan kapasitas dan jumlah perjalanan masih secara konsisten KAI terapkan untuk menciptakan physical distancing di dalam kereta dan di stasiun agar tidak terjadi kepadatan," jelasnya.

    Dari sisi internal KAI, petugas juga rutin melakukan pembersihan dengan cairan disinfektan, pembuatan marka jarak antrean, penyediaan fasilitas cuci tangan tambahan, pengukuran suhu tubuh dan berbagai langkah pencegahan lainnya.


    "KAI selalu berkomitmen untuk mendukung segala upaya pencegahan penyebaran covid-19 yang ditetapkan pemerintah," pungkasnya.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id