Mau Jalankan Bisnis di Masa Pandemi? Simak Langkah Ini

    Husen Miftahudin - 26 September 2020 21:27 WIB
    Mau Jalankan Bisnis di Masa Pandemi? Simak Langkah Ini
    Ilustrasi - - Foto: Medcom

    Literasi keuangan merupakan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dan perilaku individu untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan.

    "Aspek ini yang harus kita tingkatkan sebelum mulai mengambil keputusan yang bisa memengaruhi kondisi keuangan. Literasi keuangan merupakan pemahaman yang sangat penting dan harus dimiliki oleh masyarakat. Memiliki literasi keuangan yang baik juga membuat kita bisa mengetahui cara agar terhindar dari berbagai tawaran investasi yang fiktif dan ilegal," urai dia.

    Wildan menambahkan, pemahaman literasi keuangan dapat ditingkatkan dengan cara membaca artikel mengenai literasi keuangan pada sumber berita atau artikel terpercaya. Salah satu sumber informasi terlengkap mengenai literasi keuangan adalah situs edukasi milik OJK, yakni www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

    "Platform media sosial juga bisa menjadi sumber literasi keuangan yang baik bila kita mengikuti akun media sosial dari para ahli perencanaan keuangan yang berpengalaman dan memiliki rekam jejak yang baik," sambung Wildan.

    Berwirausaha Melalui Platform e-Commerce Marketplace

    Di masa pandemi ini, kebiasaan masyarakat dipaksa berubah drastis, masyarakat merubah kebiasaannya dari yang berbelanja langsung di swalayan atau pasar, kini terbiasa dengan berbelanja daring. Dari yang terbiasa membayar secara tunai, saat ini sudah membiasakan diri untuk membayar secara nontunai atau memanfaatkan pembayaran secara digital.

    Ternyata, perubahan kebiasaan ini membawa peluang usaha yang menarik bagi para merchant e-commerce, salah satunya merchant di Akulaku Silvrr Indonesia, lini bisnis e-commerce marketplace di bawah Akulaku Group. Hal ini diceritakan oleh Business Development Manager Akulaku Silvrr Indonesia, Adrian Iskandar.

    "Ada merchant di platform e-commerce Akulaku yang baru mulai berjualan menjelang masa pandemi dimulai dan ternyata penjualannya tetap bagus hingga sekarang. Kita melihat hal ini selain karena kebiasaan masyarakat yang berubah, juga disebabkan oleh kemampuan merchant dalam berinovasi saat berjualan di platform e-commerce dan juga menunjukkan besarnya potensi dalam berjualan dan bertransaksi secara daring," ungkap Adrian.

    Adrian menambahkan, salah satu persyaratan administratif untuk dapat mulai berjualan dalam platform e-commerce Akulaku adalah dengan mendaftarkan KTP dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dimiliki.

    "Saat merchant sudah bisa mulai berjualan, baiknya merchant berinovasi dan menyajikan gambar visual produk yang menarik dan berbeda dari yang lain. Selain itu, untuk mengurangi risiko dalam memulai usahanya, merchant juga bisa menjalani peran sebagai dropshipper untuk barang-barang yang sedang laku di pasaran," tuturnya.

    Dia menegaskan walaupun keadaan meluasnya dampak wabah pandemi covid-19 saat ini cukup menantang, ia percaya peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi itu masih ada.

    "Namun perlu diingat kembali, sebelum mulai mengambil keputusan penting yang bisa berpengaruh pada kondisi keuangan, masyarakat perlu membekali diri dengan wawasan tentang literasi keuangan dan mengelola risiko dengan baik," tutup Wildan.

    (Des)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id