KAI Permudah Syarat Naik Kereta di Masa New Normal

    Suci Sedya Utami - 16 Juli 2020 11:46 WIB
    KAI Permudah Syarat Naik Kereta di Masa New Normal
    Ilustrasi penumpang kereta api jarak jauh- - Antara/ Aprillio Akbar
    Jakarta: PT KAI (Persero) mempermudah persyaratan bagi penumpang kereta api jarak jauh selama masa new normal atau kenormalan baru. Hal tersebut seiring dihapusnya syarat kelengkapan Surat Izin Keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta.

    Syarat tersebut digantikan dengan mengisi formulir Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI. Aplikasi itu dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store.

    "Diharapkan dengan perubahan syarat tersebut, dapat meningkatkan minat masyarakat untuk naik kereta api dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, Kamis, 16 Juli 2020.

    Meski demikian, calon penumpang tetap diwajibkan menunjukkan surat bebas covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan. Atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR dan atau Rapid Test. Penumpang juga diminta mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi.

    Secara umum, setiap pelanggan kereta api tetap diharuskan dalam kondisi sehat atau tidak menderita flu, pilek, batuk, demam, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius. Penumpang wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

    Pelanggan kereta api jarak jauh juga diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Untuk pelanggan dengan usia di bawah tiga tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi.

    "Protokol tersebut harus dipatuhi mulai dari keberangkatan, selama di dalam perjalanan, dan sampai di stasiun tujuan. Tujuannya agar kereta api menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan," tegas Joni.

    Adapun hingga 13 Juli, rata-rata volume harian KA Jarak Jauh di bulan ini sebanyak 6.494 pelanggan per hari, naik 192 persen dibanding rata-rata volume harian di Juni yang sebanyak 2.223 pelanggan per hari. Kenaikan tersebut ditunjang dengan bertambahnya perjalanan kereta api yang dioperasikan.

    "KAI akan terus menambah jumlah perjalanan kereta api secara berkala, sebagai komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api," tutup joni.  


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id