Pecut UMKM, BI Kembali Gelar Karya Kreatif Indonesia 2021

    Husen Miftahudin - 23 September 2021 21:21 WIB
    Pecut UMKM, BI Kembali Gelar Karya Kreatif Indonesia 2021
    Ilustrasi pameran karya keatif indonesia - - Foto: Medcom/ Daviq



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), terutama pada masa pandemi covid-19, agar dapat bangkit dan terus optimistis.

    Komitmen tersebut diwujudkan dengan diselenggarakannya Puncak Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 sebagai one stop virtual event yang berkualitas, terstruktur, dan terintegrasi.

     



    "BI tidak pernah lelah menghadirkan produk UMKM berkualitas yang dapat diakses dari mana saja, kapan saja, melalui website Karya Kreatif Indonesia, didukung oleh sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. KKI juga didesain sebagai media penguatan business network dalam kerangka penguatan potensi daerah," ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pembukaan Puncak KKI 2021 secara virtual, Kamis, 23 September 2021.

    Perry menekankan bahwa bank sentral terus berkomitmen untuk memajukan UMKM nasional guna menjadi daya dukung ekonomi Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran aktif seluruh Kantor Perwakilan (KPw), baik di daerah maupun di luar negeri melalui klasterisasi dan peningkatan kapasitas baik produksi, keuangan hingga pemasaran nasional dan global, serta melalui digitalisasi UMKM.

    BI juga terus mengakselerasi integrasi ekonomi dan keuangan digital melalui infrastruktur sistem pembayaran guna mendorong UMKM berdaya saing, antara lain dengan pemanfaatan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai sarana pembayaran, baik oleh pelaku UMKM maupun penyedia jasa pariwisata.

    "Hingga pertengahan September 2021 tercatat sebanyak 10,4 juta merchant yang menggunakan QRIS," papar Perry.

    Dalam kesempatan yang sama, Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo menyampaikan bahwa peluang UMKM untuk tumbuh besar terbuka sangat luas. Pasar domestik sangat besar dan pasar internasional juga terbuka sangat luas.

    "Peluang tersebut perlu didukung oleh pemanfaatan ruang-ruang virtual yang dapat diakses kapanpun dan dimana saja untuk memasarkan produk sehingga dapat memperluas jangkauan pengenalan produk UMKM," sebut Iriana.

    Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa KKI telah mendukung UMKM di sisi hilir dengan menciptakan pasar. "KKI juga berhasil mendorong produk berkualitas premium dengan pembayaran melalui QRIS," tuturnya.

    Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa sinergi, kolaborasi, dan semangat gotong royong yang dibawa KKI berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam memulihkan ekonomi bangsa serta mempersiapkan UMKM unggul dan bersaing di pasar global.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga menyampaikan agar semua pihak menyatukan langkah untuk tetap optimistis guna menaikkan kelas UMKM menjadi UMKM kelas dunia.

    Dalam Pembukaan Puncak KKI 2021 diikuti oleh 525 UMKM dari seluruh nusantara, baik dari UMKM binaan Bank Indonesia, kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah, dalam pameran secara virtual yang dapat diakses melalui www.karyakreatifindonesia.co.id dari 23-26 September 2021.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id