Survei BI: Proporsi Pendapatan Masyarakat untuk Konsumsi Meningkat

    Husen Miftahudin - 08 Desember 2021 15:18 WIB
    Survei BI: Proporsi Pendapatan Masyarakat untuk Konsumsi Meningkat
    Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada November 2021 meningkat dari bulan sebelumnya, yaitu dari 75,1 persen menjadi 76,1 persen.

    Sementara itu, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat sebesar 14,6 persen pada November 2021, melemah dibandingkan 15,0 persen pada bulan sebelumnya.

     



    "Demikian juga dengan rata-rata rasio pembayaran cicilan atau utang (debt to income ratio) yang tercatat sebesar 9,3 persen, menurun dibandingkan 9,9 persen pada bulan sebelumnya," ungkap hasil Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia, Rabu, 8 Desember 2021.

    Berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan yang tercatat meningkat terjadi pada mayoritas kategori pengeluaran, terutama pada responden dengan pengeluaran Rp2,1 juta hingga Rp3 juta per bulan.

    "Sementara itu, porsi tabungan terhadap pendapatan menurun pada mayoritas kategori pengeluaran, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan," jelas survei Bank Indonesia tersebut.

    Secara keseluruhan, Survei Konsumen Bank Indonesia pada November 2021 mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi masih terus menguat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2021 sebesar 118,5 atau lebih tinggi dari 113,4 pada Oktober 2021.

    Penguatan IKK November 2021 terutama didorong oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 99,2 yang meningkat dari 91,8 pada bulan sebelumnya.

    "Sejalan dengan membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada enam bulan ke depan juga terpantau menguat, tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 137,8, lebih tinggi dibandingkan 134,9 pada bulan sebelumnya," ungkap BI.

    Di sisi lain, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau terus membaik dari bulan sebelumnya meski masih tertahan pada area pesimis. Hal ini tercermin dari Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) November 2021 sebesar 99,2 meningkat dari 91,8 pada bulan sebelumnya.

    "Peningkatan tersebut sejalan dengan terus membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat sejalan meningkatnya mobilitas seiring berlanjutnya pelonggaran pembatasan mobilitas," tutup survei tersebut.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id