Bandara Soekarno-Hatta Karantina 10 Ribu Penumpang Internasional

    Suci Sedya Utami - 05 Januari 2021 10:04 WIB
    Bandara Soekarno-Hatta Karantina 10 Ribu Penumpang Internasional
    Ilustrasi karantina penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta - - Foto: MI/ Rommy Pujianto
    Jakarta: Bandara Soekarno-Hatta sudah mengkarantina sebanyak 10.899 penumpang internasional yang tiba pada periode 28 Desember 2020-3 Januari 2021. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran SARS-CoV-2 varian B117 dari luar negeri ke Indonesia.

    Ketua Satgas Udara Penanganan covid-19 Kolonel Pas M.A Silaban (TNI AU) mengatakan mayoritas penumpang internasional tersebut merupakan WNI dan mendapat fasilitas gratis untuk karantina.

    "Berkat sinergi, maka dapat dilakukan pendataan rencana penerbangan internasional, jumlah penumpang internasional, serta ketersediaan kamar di hotel karantina yang ada di Jakarta dan Tangerang. Hasilnya, pelaksanaan karantina dapat berjalan dengan baik," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 5 Januari 2021.

    Sesuai dengan isi Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2020, pelaku perjalanan internasional yakni WNI dan WNA yang tiba di Indonesia pada 28-31 Desember 2020 harus melakukan karantina selama lima hari dilokasi yang ditetapkan.  

    Kemudian dalam Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2020  menegaskan penutupan masuknya WNA dari seluruh negara ke Indonesia pada 1-14 Januari 2021, kecuali bagi WNA yang memenuhi kriteria pengecualian seperti pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas; pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas; pemegang KITAS dan KITAP.

    Adapun bagi WNI, karantina masih diberlakukan bagi yang pulang ke Tanah Air pada periode hingga 14 Januari 2021 dengan biaya dari pemerintah.

    Jumlah penumpang WNA turun drastis

    Adapun pada periode pemberlakuan Addendum SE Nomor 03, jumlah penumpang internasional yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 7.785 orang. Terdiri dari 4.653 orang WNI dan 3.132 orang WNA.

    Sementara, pada periode berlakunya SE 04, jumlah penumpang internasional tiba di Bandara Soekarno-Hatta tercatat 3.114 orang, terdiri dari 2.734 orang WNI dan 380 orang WNA.

    "Dari data yang ada menunjukkan bahwa jumlah penumpang rute internasional turun drastis saat pemberlakuan SE Nomor 04/2020. Adanya surat edaran ini sangat efektif,  karena memang hanya WNA dengan kriteria tertentu yang diperbolehkan masuk ke Indonesia," tambah dia.

    Total pada 28 Desember 2020-3 Januari 2021, jumlah penumpang internasional yang terdiri dari WNI dan WNA yang mendarat di Indonesia tercatat 10.899 orang.

    Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan PHRI mendukung penuh dipenuhi ketentuan karantina bagi pelaku perjalanan internasional. Sedikitnya 105 hotel dengan alokasi 10.200 sampai 10.500 kamar disiapkan di wilayah Jakarta dan Tangerang sebagai lokasi karantina.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id