Pemerintah Beri Sinyal Relaksasi Target Pembangunan Smelter Freeport

    Annisa ayu artanti - 15 Januari 2021 20:47 WIB
    Pemerintah Beri Sinyal Relaksasi Target Pembangunan <i>Smelter</i> Freeport
    Ilustrasi pembangunan smelter Freeport - - Foto: Antara/ M Adimaja



    Jakarta: Pemerintah memberi sinyal untuk kembali melonggarkan target pembangunan fasilitas pemurnian atau smelter PT Freeport Indonesia (PTFI). Sedianya proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2023.

    "Target kita bukan menghukum atau menggagalkan, tapi menyelesaikan smelter. Waktunya sudah ditentukan, tapi kalau ada perkembangan kita tentu tidak menutup mata," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin dalam paparan kinerja 2020, Jumat, 15 Januari 2021.






    Ridwan menekankan pemerintah saat ini tidak hanya fokus pada waktu penyelesaian proyek. Namun melihat perkembangan mengenai kendala pembangunan proyek tersebut, seperti pandemi covid-19.

    "Kami fokus pada waktu yang sudah ditentukan, namun jika ada perkembangan kita tentunya tidak menutup mata," ucapnya.


    Kendati demikian, pemerintah tetap menargetkan supaya 53 smelter pada 2024. "Namun dengan target akhir masih sama, pada akhir 2023 semuanya harus terbangun dan beroperasi," tambah dia.

    Tak hanya smelter Freeport, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian EDM Yunus Saefulhak mengatakan semua perusahaan yang tengah membangun smelter melakukan penyesuaian rencana.

    "Ada 23 ditarget 2021 yang harus kita kontrol pengawasannya. Semua melakukan perubahan. Nikel, bauksit, tembaga, hampir semuanya," kata Yunus.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id