5 Jaminan KLHK saat Amdal Diatur dalam UU Cipta Kerja

    Media Indonesia.com - 14 Oktober 2020 23:50 WIB
    5 Jaminan KLHK saat Amdal Diatur dalam UU Cipta Kerja
    Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan KLHK, Ary Sudijanto (kiri). Foto: KLHK

    3. Tak ada monopoli pusat

    Isu lainnya yang coba ia bantah adalah terkait akan munculnya monopoli pemerintah pusat terhadap terbitnya amdal. Ia memastikan penilaian amdal yang selama ini dilakukan oleh Komisi Penilai Amdal (KPA) di tingkat pusat hingga daerah, tetap tak berubah.

    Hanya, kata dia, pemerintah pusat membentuk Lembaga Uji Kelayakan (LUK) untuk menilai kelayakan lingkungan. Dalam praktiknya, LUK tetap menugaskan Tim Uji Kelayakan baik yang bertugas di pusat maupun daerah. 

    "Hasil penilaian uji kelayakan kemudian diserahkan kepada menteri, gubernur, atau bupati/wali kota sesuai kewenangan yang diatur dalam peraturan pemerintah," kata dia.
     

    4. Pakar tetap dilibatkan

    KLHK juga menyatakan tim uji kelayakan tetap melibatkan unsur ahli atau pakar yang kompeten serta unsur pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah daerah melalui gubernur atau bupati/wali kota mengusulkan pembentukan tim uji kelayakan kepada LUK untuk menjadi tim uji kelayakan daerah.

    "Dibentuknya LUK dan tim uji kelayakan merupakan jawaban kekhawatiran publik atas hilangnya Komisi Penilai Amdal," katanya. 

    Bahkan, kata Ary, dengan kebijakan baru ini daerah dapat mengusulkan untuk membentuk lebih dari satu tim uji kelayakan. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses penilaian kelayakan lingkungan bagi para pengusaha yang mengajukan izin berusaha. 
     

    5. Tak ada pelemahan hukum

    Terakhir, Ary meminta masyarakat tak khawatir mengenai isu pelemahan penegakan hukum lingkungan akibat dihapusnya izin lingkungan. 

    "Pengintegrasian izin lingkungan ke dalam perizinan berusaha justru akan lebih memperkuat penegakan hukum lingkungan dalam rangka perlindungan terhadap lingkungan hidup," kata dia.

    (UWA)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id