Mentan Minta Produktivitas Pertanian di Pulau Buru Ditingkatkan

    M Studio - 04 Oktober 2020 18:57 WIB
    Mentan Minta Produktivitas Pertanian di Pulau Buru Ditingkatkan
    Mentan Syahrul Yasin Limpo memantau produktivitas pertanian di Pulau Buru yang memiliki skala produksi mencapai 8 ton dalam sekali panen (Foto:Dok.Kementan)
    Buru: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memantau produktivitas pertanian di Pulau Buru yang memiliki skala produksi mencapai 8 ton dalam sekali panen. 

    Menurut Mentan Syahrul, capaian tersebut bahkan bisa bertambah banyak mengingat kondisi alam di Pulau Buru sangat menjanjikan.

    "Caranya adalah varietas harus lebih bagus, budidaya yang diolah lebih dikembangkan, pupuk harus berimbang. Selain itu kita persiapkan pompa air pascapanen lebih rapi lagi agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal," kata Mentan Syahrul di sela kunjungan kerja optimalisasi lahan di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Buru, Pulau Buru, Minggu, 4 Oktober 2020.

    Kunjungan ke Pulau Buru ini merupakan perintah Presiden RI untuk melihat daerah yang bisa dikembangkan serta dioptimalkan menjadi kekuatan ketahanan pangan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

    "Oleh karena itu Pulau Buru menjadi pilihan dan tentu akan kami optimalkan yang ada di sini. InsyaAllah pendekatan-pendekatan food estate seperti yang diharapkan Presiden, kita coba terapkan di sini," ujar Mentan.

    Sebagai informasi, saat ini pemerintah sedang membangun pertanian integrasi food estate di sejumlah daerah. Food estate merupakan program dari beberapa macam komoditas yang ada, termasuk beras sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

    Bukan hanya itu saja, food estate juga membangun komoditas berbagai perkebunan, hortikultura, tanaman pangan, dan peternakan.

    Terkait rencana tersebut, Mentan meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk turun tangan dalam memberikan bantuan berupa pupuk, bibit, alsintan, serta sarana dan prasana lainnya.

    "Mari kita ubah peradaban karena di Pulau Buru banyak sekali yang bisa dijadikan penggedor laju sektor pertanian. Saya akan terus mengawal dan mendukung segala upaya penanaman di daerah ini," ujar Mentan Syahrul, tegas.

    Kabupaten Buru tercatat memiliki luas baku sawah seluas 7,328 hektare (ha). Bahkan, pada 2019 panen padi mencapai 12,457 ha, dengan produktivitas 47,610 ton GKG atau setara 27,314 ton beras.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id