Ekspor Produk IKM Dukung Pertumbuhan Ekspor RI

    Eko Nordiansyah - 16 September 2021 11:27 WIB
    Ekspor Produk IKM Dukung Pertumbuhan Ekspor RI
    UMKM. Foto : MI/Adam.



    Jakarta: Ekspor Indonesia pada Agustus 2021 tercatat sebesar USD21,42 miliar atau mencetak rekor ekspor tertinggi sejak 2011 lalu. Kenaikan ekspor dibandingkan bulan sebelumnya dan periode sama tahu lalu ini salah satunya didorong oleh ekspor dari Industri Kecil Menengah (IKM).

    "Performa positif ekspor Indonesia tidak terlepas dari peran berbagai pihak termasuk kontribusi para pelaku IKM yang mampu bertahan di tengah gejolak pandemi covid-19," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlanggga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 16 September 2021.

     



    Hal ini dibuktikan dari kenaikan dua komoditas ekspor yang berbasis pada sektor IKM, yakni ekspor Kayu dan Barang dari Kayu (HS 44) yang mampu tumbuh tinggi 18,31 persen (yoy) dan Furnitur (HS 94) yang tumbuh mencapai 30,12 persen (yoy) selama periode Januari hingga Juli 2021. Kedua komoditas tersebut bahkan termasuk dalam 20 kontributor utama ekspor Indonesia sepanjang tahun 2021.

    "Ekspor dari komoditi pada HS 44 mencapai USD2,55 miliar berada pada peringkat 12 dengan share sebesar 2,12 persen terhadap total ekspor dan HS 94 mencapai USD1,63 miliar berada pada peringkat 19 dengan share sebesar 1,36 persen terhadap total ekspor," ungkapnya.

    Kontribusi ekspor HS 44 dan HS 94 yang notabene berbasis pada IKM perlu diapresiasi. Untuk menjaga keberlanjutan performa ekspor yang positif dari kedua komoditas tersebut, beberapa faktor kunci perlu terus dicermati diantaranya ketersediaan kontainer yang memadai dan stabilitas biaya freight cost yang terjangkau, kemudahan dalam proses pengurusan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).

    Kemudian terjaganya stabilitas harga dan ketersediaan pasokan kayu ke industri, kelancaran izin keimigrasian yang terintegrasi bagi inspektor buyer luar negeri, peningkatan kualitas produk dan keahlian SDM, fasilitasi teknologi dan sarana prasarana produksi, peningkatan akses pasar melalui fasilitasi pameran dan promosi, dan kemudahan akses pembiayaan untuk melakukan ekspansi.

    "Upaya mendorong ekspor komoditas IKM tidak hanya akan dilakukan pada kedua komoditas tersebut. Pemerintah bersama seluruh stakeholders terus berupaya menyusun berbagai program dan insentif yang relevan pada seluruh komoditas IKM berbasis ekspor. Dengan demikian, seluruh IKM yang bergerak di berbagai sektor dapat terus berkontribusi dalam menopang ekspor Indonesia secara keseluruhan," tutup Airlangga.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id