Antisipasi Penularan Covid-19, Phapros Bantu Tenaga Medis di Semarang

    Angga Bratadharma - 27 Juli 2021 16:51 WIB
    Antisipasi Penularan Covid-19, Phapros Bantu Tenaga Medis di Semarang
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id



    Semarang: PT Phapros Tbk (PEHA) melakukan berbagai upaya pencegahan untuk mengantisipasi penularan virus korona. Upaya yang dilakukan salah satunya adalah dengan penyerahan bantuan berupa bahan pangan atau sembako bagi tenaga medis yang tengah berjuang di garda terdepan dalam penanggulangan covid-19.

    Dirut PEHA Hadi Kardoko mengatakan bantuan berupa 216 paket sembako dibagikan kepada tenaga medis yang bertugas di lima puskesmas di Kota Semarang, Jawa Tengah, berdekatan dengan lokasi Pabrik Phapros. Kelima Puskesmas itu yakni Puskesmas Ngemplak Simongan, Puskesmas Manyaran, Puskesmas Lebdosari, Puskesmas Karangayu dan Puskesmas Krobokan.

     



    "Para tenaga medis saat ini terus berusaha memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat di tengah pandemi covid-19. Bantuan ini kami serahkan sebagai bentuk dukungan moril yang disertai harapan dan doa agar para tenaga medis ini tetap diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melakukan tugasnya," ujar Hadi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 27 Juli 2021.

    Bantuan sembako untuk tenaga medis di Semarang ini melengkapi bantuan untuk tenaga medis yang sebelumnya telah diberikan oleh Phapros, yakni satu unit tenda ukuran 6 x 10 meter kepada Puskesmas Ngemplak Simongan yang bisa digunakan sebagai sarana ruang tunggu pasien di tengah melonjaknya kasus covid-19.

    Kemudian bantuan multivitamin serta hand sanitizer bagi tenaga medis di Rumah Sakit Darurat Covid-19, Wisma Atlet, Jakarta yang disalurkan melalui BNPB pada awal Juli lalu. Bantuan tersebut diharapkan memberi efek positif bagi para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan covid-19.

    Lebih lanjut, meski saat ini pemerintah telah menerapkan PPKM darurat akibat lonjakan kasus covid-19 yang signifikan, Hadi memastikan kegiatan operasional di pabrik Phapros yang terletak di kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah berlangsung normal dengan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai dengan aturan pemerintah.

    "Kami memiliki protokol khusus pencegahan covid-19 di lingkungan perusahaan. Kami juga menjaga agar proses bisnis kami di pabrik tetap berjalan normal termasuk memproduksi kebutuhan obat-obatan dan multivitamin yang dibutuhkan masyarakat Indonesia, karena perusahaan kami masuk ke dalam kategori Industri kritikal," ucapnya.

    Di sisi lain, tambahnya, PEHA juga memfasilitasi karyawan dengan pemberian vaksinasi covid-19, vitamin, hand sanitizer, dan masker guna meminimalkan risiko penularan, serta memberlakukan aturan 100 persen Work From Home (WFH) bagi karyawan supporting.

    "Serta bagi karyawan produksi kami terapkan pengaturan sistem shift jam kerja sesuai dengan protokol kesehatan, melalui self-screening dan tes antigen secara acak setiap hari," pungkasnya.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id