Pertagas Lakukan Pengelasan Perdana Jaringan Pipa di Blok Rokan

    Ilham wibowo - 13 September 2020 18:10 WIB
    Pertagas Lakukan Pengelasan Perdana Jaringan Pipa di Blok Rokan
    Ilustrasi. Foto: Antara/Yudhi Mahatma
    Jakarta: PT Pertamina Gas (Pertagas) telah melaksanakan first welding atau pengelasan perdana pembangunan jaringan pipa minyak menuju Blok Rokan di Riau. Langkah ini sekaligus menandai awal dimulainya alih kelola blok Rokan kepada PT Pertamina (Persero) pada 2021.

    Corporate Secretary Pertagas Fitri Erika menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur pipa minyak ke blok Rokan merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi produksi minyak dari wilayah kerja di Blok Rokan berjalan lebih efektif saat dikelola oleh Pertamina.

    "Blok Rokan merupakan salah satu backbone dari produksi minyak nasional. Karena itu pembangunan infrastruktur pipa minyak menuju wilayah kerja Rokan akan memastikan produksi minyak nasional tetap terjaga," jelas Erika melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 13 September 2020.

    Erika menegaskan pembangunan infrastruktur pipa menuju blok Rokan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 secara ketat dan disiplin. Pertagas secara proaktif juga melakukan sosialisasi, koordinasi, dan komunikasi dengan stakeholders terkait di lima kabupaten kota dan Provinsi Riau khususnya.

    "Komitmen kami adalah membantu Pertamina dalam pengelolaan wilayah kerja Blok Rokan dengan dukungan infrastruktur pipa minyak yang andal, efisien, dan dapat beroperasi tepat waktu. Dalam situasi pandemi covid-19, seluruh proses pengerjaan infrastruktur pipa minyak Rokan ini mengikuti protokol kesehatan," tegasnya.

    Sesuai keputusan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina sebagai holding Migas nasional, ditetapkan sebagai pengelola wilayah kerja blok Rokan mulai 2021 saat kontrak dengan kontraktor existing selesai. Sebelumnya wilayah kerja Rokan selama lebih dari 50 tahun dikelola oleh Chevron Pacific Indonesia (CPI).

    Proyek pembangunan pipa sepanjang kurang lebih 360 kilometer dengan diameter 4-24 inchi ini ditargetkan rampung pada 2021. Selain melalui Kabupaten Siak, pipa ini nantinya akan melintas di lima kabupaten/kota di Provinsi Riau, yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar, dan Rokan Hilir.

    "Dukungan seluruh stakeholders tentunya sangat kami harapkan agar pembangunan proyek strategis nasional ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.
     

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id