comscore

Menaker Apresiasi Haiyani Rumondang Raih Doktor dengan Cum Laude

Rosa Anggreati - 25 Maret 2022 14:38 WIB
Menaker Apresiasi Haiyani Rumondang Raih Doktor dengan Cum Laude
Menaker Ida Fauziyah (Foto:Dok.Kemenaker)
Jakarta: Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Tenaga Kerja dan Keselamatan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) Haiyani Rumondang meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi Konsentrasi Kebijakan Publik setelah mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka, di depan dewan penguji dari Universitas Trisakti Jakarta, Kamis, 24 Maret 2022.

Haiyani Rumondang sukses menyabet gelar dengan yudicium Cum Laude setelah berhasil  mempertahankan disertasi berjudul "Analisis Kebijakan Publik Terhadap Daya Tarik Investasi: Studi Kasus Metode Omnibus Law Bidang Upah Minimum.” Promovenda Haiyani Rumondang merupakan lulusan ke-570 program Doktoral dan lulusan ke-30 program Doktoral Konsentrasi Kebijakan Publik.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberikan apresiasi sekaligus ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan Haiyani Rumondang menyelesaikan Disertasi dan mempertahankan hasilnya di hadapan para penguji sidang terbuka Promosi Doktor, yakni Promotor Prof. Muhammad Zilal Hamzah, Ph.D; Co-Promotor I, Sr. Eleonora Sofilda, MSi; dan Co-Promotor II, Dr. Aidir Amin Daud, SH,MH,DFM. Terlebih Haiyani menuntaskan Disertasi di tengah keseibukan menjalankan tugas sebagai abdi negara dengan isu aktual Omnibus Law khusus klaster Ketenagakerjaan.

"Ibu Haiyani masih mampu dan berhasil menyelesaikan dua tugas yang sekaligus menjadi dua prestasi besar, yakni sukses sebagai abdi negara dengan menyelesaikan penyusunan Omnibus Law khusus klaster Ketenagakerjaan dan sukses akademik dengan diraihnya gelar Doktor. Seperti pepatah satu kali mendayung dua pulau terlampaui," ujar Menaker Ida Fauziyah.

Lebih lanjut dijelaskan Menaker Ida Fauziyah bahwa metode Omnibus Law yang memuat kebijakan pengupahan memberikan kepastian bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia, jaminan kepastian perlindungan hak bagi pekerja, serta menciptakan perluasan kesempatan kerja. Ia berharap Disertasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi penelitian lanjutan lainnya untuk mengkaji kebijakan publik metode Omnibus Law khususnya bidang ketenagakerjaan sehingga dapat memberikan masukan bagi pemerintah dalam membuat suatu kebijakan. 

"Hasil disertasi ini juga dapat menjadi sumbangsih penting terhadap dinamisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, serta menjadi rujukan yang diharapkan oleh para stakeholder ketenagakerjaan," katanya.

Menaker Apresiasi Haiyani Rumondang Raih Doktor dengan Cum Laude
Dirjen Binwasnaker & K3 Kemenaker Haiyani Rumondang (Foto:Dok.Kemenaker)

Sementara itu, ditemui usai sidang secara virtual, Haiyani mengatakan disertasi yang dibuatnya masih jauh dari sempurna sehingga butuh adanya kajian atau diskusi ilmiah yang berkelanjutan. Bahkan tidak menutup kemungkinan adanya penelitian dengan fokus yang lain namun dalam satu konsepsi besar tentang Omnibus Law. 

"Meski demikian, saya berharap hasil penelitian saya dapat memberikan warna dan manfaat terhadap khazanah keilmuan di Tanah Air Indonesia dan bagi masyarakat umum," kata istri Sapto Prayitno dan ibu dari Putriyasa Innausia serta Farhan Putrayasa tersebut.

Haiyani yang lahir di Rantau Prapat, 19 April 1964, menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Sumatera Utara pada 1987, dan S2 (Master of Arts in Population & Human Development Manajement) di Universitas Adelaide, Australia tahun 1996.

(ROS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id