comscore

Strategi LPEI Bantu UKM Naik Kelas untuk Masuk Pasar Global

Eko Nordiansyah - 15 Desember 2021 21:59 WIB
Strategi LPEI Bantu UKM Naik Kelas untuk Masuk Pasar Global
Ilustrasi UKM. MI/Adam
Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank berupaya mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi peningkatan ekspor nasional. LPEI berupaya memajukan usaha mikro, kecil, menengah (UKM) dan koperasi agar mendapatkan produk-produk yang bernilai jual tinggi dan berorientasi ekspor.

Direktur Pelaksana II Indonesia Eximbank, Maqin U. Norhadi mengatakan, langkah LPEI ini salah satunya dilakukan melalui program Coaching Program for New Exporters (CPNE).  Upaya tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung percepatan peningkatan ekspor nasional, melalui peningkatan kemampuan produksi serta daya saing ekspor.
"Program CPNE dapat diikuti oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan kapasitasnya agar bisa masuk dunia ekspor. Mereka akan dibekali dengan pelatihan mengenai standar kualitas produk ekspor, sertifikasi, klasifikasi harmonized system (HS Code) dan lainnya," kata dia dalam keterangan resminya, Rabu, 15 Desember 2021.

Maqin menambahkan CPNE merupakan program LPEI dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang berorientasi ekspor diperuntukkan bagi para pelaku usaha dan juga anggota koperasi. Program pelatihan dan pendampingan ini dilakukan selama satu tahun dan tidak dipungut biaya.

Selain itu, LPEI menerapkan beberapa strategi untuk membantu para pelaku UKM agar naik kelas. Contohnya melalui desa devisa yang merupakan program pengembangan masyarakat berbasis komoditas untuk menghasilkan ekspor, dan marketing handholding yaitu pemasaran produk yang dihasilkan UKM secara digital melalui marketplace global.

"Data pada akhir November 2021 lalu, kita sudah memberikan pelatihan kepada 2.706 pelaku UKM tersebar di 15 kota, dan terdapat 75 pelaku usaha yang merupakan lulusan CPNE yang telah berhasil melakukan ekspor perdana serta sudah ada enam program Desa Devisa yang melibatkan 26 desa dengan total 2.894 petani/pengrajin," jelasnya.

Capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi antar lembaga dan dukungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi kawasan dan mendorong pelaku usahanya. Sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) dari Kementerian Keuangan, LPEI merupakan lembaga keuangan khusus yang didirikan pemerintah.

"Salah satu kegiatannya adalah memberikan pembiayaan kepada eksportir/pelaku usaha yang berorientasi ekspor untuk dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia maupun jasa di pasar global. LPEI menyiapkan wadah one stop service solution bagi para pelaku usaha berorientasi ekspor," pungkas dia.
 

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id