Airlangga: RI Berada di 9 Besar Negara Terkait Realisasi Vaksinasi

    Antara - 14 April 2021 20:45 WIB
    Airlangga: RI Berada di 9 Besar Negara Terkait Realisasi Vaksinasi
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Antara



    Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Indonesia berada di posisi sembilan besar negara yang merealisasikan vaksinasi terbanyak dan empat besar negara dalam hal penyuntikkan yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin.

    "Indonesia berada di posisi sembilan besar dunia dan termasuk empat besar dunia dalam hal penyuntikan yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin," kata Airlangga ddilansir dari Antara, Rabu, 14 April 2021.






    Airlangga mengatakan akselerasi pendistribusian vaksin covid-19 di Indonesia hingga 13 April 2021 telah mencapai 15,6 juta dosis yang telah disuntikkan kepada masyarakat.

    Selain itu, menurut Airlangga, perkembangan covid-19 di Indonesia relatif lebih baik dibandingkan global akibat dari penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

    "Kebijakan PPKM skala mikro terbukti efektif karena jumlah kasus baru terkonfirmasi covid-19 menunjukkan tren penurunan kasus hampir di semua provinsi termasuk DKI Jakarta," imbuhnya.

    Ia menjelaskan tren persentase kasus aktif di Indonesia saat ini berada pada 6,9 persen yang berarti lebih rendah dari global yaitu masih 17,36 persen.

    Kemudian, tren presentase kesembuhan di Indonesia yang mencapai 90,4 persen juga lebih tinggi dari tren kesembuhan global yang berada pada 80,46 persen.

    Airlangga menuturkan perbaikan penanganan pandemi ini telah berimplikasi pada kondisi perekonomian nasional yang sudah mulai pulih, termasuk di sektor penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) seperti industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan.

    Sementara beberapa sektor lain juga masih mampu bertahan dan tumbuh signifikan seperti sektor informasi dan komunikasi (infokom), kesehatan, pertanian, dan jasa pendidikan.

    "Sektor kesehatan, infokom, keuangan, pendidikan dan real estat menjadi penopang di Provinsi DKI Jakarta," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id