Manulife

    Peluang Meraih Pendapatan pada Masa Pandemi

    Gervin Nathaniel Purba - 28 Oktober 2020 11:00 WIB
    Peluang Meraih Pendapatan pada Masa Pandemi
    Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie. (Foto: Dok. Manulife Indonesia)
    Jakarta: Tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaan pada masa pandemi covid-19. Di satu sisi, banyak juga orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan baru maupun memulai bisnis sendiri.

    Keterbatasan keterampilan (skill) dan modal yang tidak cukup kerap menjadi kendala. Namun, secercah harapan tetap ada. Masih banyak pilihan agar bisa mendapatkan pemasukan. Menjadi agen asuransi, misalnya.

    Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie menjelaskan, menjadi agen asuransi tidak ada syarat pendidikan khusus. Hal yang paling penting ialah memiliki komitmen untuk setia pada profesi dan komitmen membantu orang lain.

    "Bila hati kita ingin menolong orang lain, maka ini profesi yang sangat cocok," ujar Jeffrey, pada program Do It: Proteksi Saat Pandemi.

    Menurut Jeffrey, menjadi agen asuransi mirip seperti wirausaha. Sang agen dilatih untuk mengembangkan bisnis dan mengelola timnya sendiri.

    "Agen ini bukan sepenuhnya karyawan, tapi mitra membangun bisnis kita, dan bisa mengembangkan bisnis yang kita punya," ujarnya.

    Hingga saat ini, Manulife Indonesia masih membuka pintu selebar-lebarnya kepada siapa pun yang ingin menjadi agen asuransi. Manulife Indonesia sudah banyak merekrut anak-anak muda.

    "Agensi ini terus membuka peluang kepada orang-orang yang ingin melakoni bisnis ini, dan akan dibekali dengan pendidikan dan pelatihan, sehingga mereka sanggup," kata Jeffrey.

    Salah satu agen asuransi Manulife Indonesia, Poa Kim Heng mengatakan, untuk sukses menjalani profesi ini harus memiliki jiwa penolong. Dari ketulusan hati membantu dapat meyakinkan seseorang untuk membeli produk asuransi.

    Poa Kim Heng yang akrab disapa Aheng, menjelaskan profesi ini membantu menyadarkan orang untuk menggunakan proteksi untuk pribadi maupun keluarga.

    "Orang mau beli asuransi karena ada tingkat kepercayaan. Masalah premi besar atau kecil, tinggal diatur saja. Yang penting yakin. Meskipun produk kita gratis, kalau enggak percaya belum tentu mau beli," kata Aheng, yang mendapat penghargaan sebagai agen terbaik Manulife Indonesia 2019.



     

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id