comscore

Diversifikasi Pangan, Bulog Rintis Beras Berbahan Jagung, Sagu, hingga Singkong

Despian Nurhidayat - 03 Februari 2021 16:34 WIB
Diversifikasi Pangan, Bulog Rintis Beras Berbahan Jagung, Sagu, hingga Singkong
Ilustrasi pengembangan beras singkong milik Bulog - - Foto: dok Bulog
Jakarta: Perum Bulog tengah menyiapkan beras berbahan dasar jagung, sagu dan singkong untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. Langkah tersebut menjadi alternatif lain dalam mengurangi ketergantungan terhadap beras di tengah pandemi.

"Pemahaman dan pemikiran kita di Bulog, ketahanan pangan harus di bangun, seperti masalah pandemi covid-19 ini, sekarang yang utama kebutuhan pangan dan orang harus dapat pangan dengan mudah," ungkap Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dikutip dari Mediaindonesia.com, Rabu, 3 Februari 2021.
 
Menurut Budi sebagai negara agraris, sudah sepantasnya Indonesia dapat melakukan swasembada pangan melalui pengembangan berbagai komoditas yang berpotensi sangat besar untuk mendukung ketahanan pangan.
"Buktikan kita punya 5,5 juta hektare lahan sagu yang belum dikelola, kita punya lahan yang bisa memproduksi singkong atau tepung singkong, kita memproduksi jagung di mana-mana bahkan di Sulawesi, Sumatra, Ambon, Madura, itu produksi jagung banyak," kata Buwas.

Meski demikian, kebanyakan jagung digunakan untuk pakan ternak bukan dikonsumsi masyarakat secara berkelanjutan. Padahal sagu dan singkong, serta jagung itu rendah gluten sehingga bagus untuk kesehatan.

"Kita mengacu pada makanan sehat dan ketahanan pangan. Ini sudah kita lakukan sehingga dalam perjalanan proses dan kerja sama dengan swasta untuk mewujudkan alternatif pangan selain beras. Insyaallah 2021 semua bisa terealisasi termasuk kita punya gudang dan toko modern yang disebut king market yang menyediakan seluruh produksi pangan dari hasil dalam negeri," pungkasnya.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id