Proporsi Pendapatan Masyarakat untuk Konsumsi Naik Jadi 75,5%

    Husen Miftahudin - 10 Mei 2021 13:19 WIB
    Proporsi Pendapatan Masyarakat untuk Konsumsi Naik Jadi 75,5%
    Pendapatan masyarakat. Foto : MI/Susanto.



    Jakarta: Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) April 2021 mencatat rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada April 2021 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 74,4 persen menjadi 75,5 persen.

    "Sementara itu, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat relatif stabil di angka 14,8 persen. Sedangkan rata-rata rasio pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) turun dari 11,0 persen pada bulan sebelumnya menjadi 9,7 persen pada April 2021," ungkap hasil Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia periode April 2021, Senin, 10 Mei 2021.

     



    Berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan meningkat pada responden dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan. Di sisi lain, porsi tabungan terhadap pendapatan meningkat pada responden dengan tingkat pengeluaran di atas Rp2 juta per bulan.

    Secara keseluruhan, Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada April 2021 mengindikasikan keyakinan konsumen yang optimis terhadap kondisi ekonomi. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2021 sebesar 101,5 yang masuk ke zona optimis (indeks lebih dari 100), meningkat dibandingkan 93,4 pada Maret 2021.

    "IKK April 2021 juga merupakan angka optimisme pertama kali sejak IKK masuk zona pesimis pada April 2020," aku rilis bank sentral tersebut.

    Adapun keyakinan konsumen terpantau membaik pada seluruh kategori tingkat pengeluaran responden, tingkat pendidikan, dan kelompok usia responden. Secara spasial, keyakinan konsumen membaik di seluruh kota yang disurvei (18 kota), tertinggi di kota Padang, diikuti oleh Bandung dan Pangkal Pinang.

    Berdasarkan hasil SK, peningkatan optimisme konsumen pada April 2021 didorong oleh membaiknya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yaitu terhadap aspek ketersediaan lapangan kerja, ekspansi kegiatan usaha yang meningkat, dan penghasilan yang meningkat pada enam bulan yang akan datang.

    "Sementara itu, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau membaik, didorong oleh perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama," tutup Bank Indonesia.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id