5 Populer Ekonomi: Masyarakat Diminta Bayar Pajak Sukarela hingga 451 Ribu Pengusaha Minta Insentif Pajak

    Angga Bratadharma - 04 Desember 2020 07:12 WIB
    5 Populer Ekonomi: Masyarakat Diminta Bayar Pajak Sukarela hingga 451 Ribu Pengusaha Minta Insentif Pajak
    Pejalan kaki melintasi papan sosialisasi pembayaran pajak secara online. FOTO: MI/ARYA MANGGALA
    Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Kamis, 3 Desember, terpantau menjadi perhatian para pembaca Medcom.id. Berita itu mulai dari Menkeu Sri Mulyani minta masyarakat bayar pajak secara sukarela, Pertamina kebut proyek Kilang Balikpapan rampung di 2023, hingga lebih dari 451 Ribu pengusaha minta insentif pajak.

    Berikut rangkuman berita selengkapnya:


    1. Sri Mulyani Minta Masyarakat Bayar Pajak Secara Sukarela


    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kepatuhannya dalam membayar pajak. Bahkan ia menyebut, para wajib pajak bisa sukarela melakukan kewajibannya dalam membayar pajak.

    Baca berita selengkapnya di sini


    2. Sore Ini, Kurs Rupiah Kembali Tertekan


    Penutupan perdagangan kurs rupiah sore ini terpantau melemah tipis dibandingkan pembukaan pagi tadi. Mengutip data Bloomberg, Kamis, 3 Desember 2020, nilai tukar rupiah ditutup melemah dibandingkan penutupan hari sebelumnya, yakni berada di posisi Rp14.140 per USD.

    Baca berita selengkapnya di sini


    3. Pertamina Kebut Proyek Kilang Balikpapan Rampung 2023


    PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional berupaya menyelesaikan proyek revitalisasi kilang (refinary development master program/RDMP) Balikpapan agar bisa rampung pada 2023.

    Baca berita selengkapnya di sini


    4. Lebih dari 451 Ribu Pengusaha Minta Insentif Pajak, Berapa yang Disetujui?


    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah memberikan berbagai insentif pajak untuk membantu pelaku usaha bertahan selama pandemi covid-19. Sejauh ini ada 451.026 wajib pajak yang mengajukan untuk mendapat insentif.

    Baca berita selengkapnya di sini


    5. Sinyal Ekonomi Menguat, Obligasi dan Saham Bakal Terkerek


    Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) memproyeksikan produk investasi obligasi dan saham akan terus terkerek seiring dengan menguatnya ekonomi di Tanah Air. "Kami melihat pasar obligasi dan saham berpotensi menguat, sebagai wadah dari investasi asing yang masuk," kata Kepala Makroekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat.

    Baca berita selengkapnya di sini

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id