Hutama Karya Pertahankan Peringkat dari Fitch

    Antara - 19 April 2021 21:27 WIB
    Hutama Karya Pertahankan Peringkat dari Fitch
    Ilustrasi. Foto: Dok.MI



    Jakarta: PT Hutama Karya (Persero) berhasil mempertahankan peringkat investment grade dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings di tengah pandemi.

    Wakil Direktur Utama Hutama Karya Aloysius Kiik Ro mengatakan ini merupakan kali kedua Hutama Karya berhasil mendapatkan investment grade dari lembaga rating terkemuka.






    "Rating yang diraih Hutama Karya ini merupakan rating tertinggi diantara BUMN Karya. Kami percaya capaian ini mampu menjadi sentimen positif terhadap prospek pembangunan infrastruktur di Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investor kepada Hutama Karya ke depannya," kata Aloysius dilansir Antara, Senin, 19 April 2021.

    Fitch memberikan peringkat BBB- untuk Long-Term Issuer Default Rating dengan outlook yang stabil. Fitch juga memutuskan untuk mempertahankan peringkat Obligasi Global Hutama Karya senilai USD600 juta dengan jaminan pemerintah pada peringkat BBB.

    Di saat yang sama, Fitch mempertahankan peringkat AA+(idn) untuk National Long Term Rating dengan outlook yang stabil.

    Peringkat ini merefleksikan penilaian Fitch bahwa Hutama Karya memiliki kepentingan strategis terhadap program pembangunan infrastruktur pemerintah sebagai kontraktor dari jalan tol Trans Sumatra yang merupakan jalan tol terpanjang, serta salah satu proyek yang memiliki kepentingan strategis yang tinggi untuk Indonesia. Peringkat ini berada satu notch di bawah peringkat Negara Republik Indonesia.

    Sepanjang 2020 di tengah pandemi covid-19, lanjut Aloysius, Hutama Karya tetap melanjutkan penugasan pemerintah untuk membangun JTTS, selaras dengan dukungan pemerintah kepada perusahaan melalui PMN, jaminan pemerintah, dan dukungan konstruksi.

    "Dari sisi keuangan kami mampu mempertahankan marjin EBITDA yang solid disertai dengan ketersediaan kas yang positif. Perusahaan juga dapat memenuhi seluruh kewajiban yang telah jatuh tempo serta mendapat dukungan dari lembaga keuangan dan non keuangan nasional melalui fasilitas Cash Defisiency Support (CDS) yang menjamin ketersedian kas untuk mendukung percepatan pembangunan JTTS," paparnya.

    Hingga akhir 2020, perusahaan berhasil mengoperasikan dua ruas tol tambahan yaitu Pekanbaru-Dumai dan Sigli-Banda Aceh Seksi 4, sehingga saat ini total ruas tol yang sudah beroperasi sepanjang 554 km.

    Keseluruhan ruas tersebut di antaranya 2 ruas tol di Pulau Jawa yakni Ruas Tol JORR Seksi S dan Ruas Tol Akses Tanjung Priok, serta 6 ruas tol lainnya di JTTS yakni Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Ruas Palembang-Indralaya, Ruas Medan-Binjai, Ruas Pekanbaru-Dumai, dan Ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 3 & 4.

    Diharapkan dengan bertambahnya ruas yang beroperasi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sumatra.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id