Pandemi Covid-19

    Petani di Tabanan Panen Sawi Hijau Dua Ton

    Antara - 31 Mei 2020 08:22 WIB
    Petani di Tabanan Panen Sawi Hijau Dua Ton
    Petani Sayur. Foto : MI.
    Tabanan: Sebanyak 84 petani di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan memanen sayuran sawi hijau atau sayur caisim dengan luasan lahan 14 hektare (ha) dari 300 ha luas Subak Bengkel selama masa pandemi covid-19.

    "Di musim jeda tanam ini ada sayur caisim di tanam sekitar 14 ha, bawang merah sekitar 10 ha. Tapi bawang tidak banyak, dan memang banyakan sekarang yang ditanam itu sayuran caisim, kalau sayur gondo biasanya ada juga, cuma sekarang tidak," kata Perbekel Desa Bengkel, Kediri, Tabanan, I Nyoman Wahya Biantara dikutip dari Antara, Minggu, 31 Mei 2020.

    Ia menjelaskan panen sayur caisim dilakukan setiap hari dengan jumlah rata-rata panen 500 kilogram (kg) sampai dengan satu ton. Sedangkan saat panen perdana bisa mencapai dua ton dalam satu hari.

    "Mulanya warga kami sempat mengalami harga panen yang turun sampai Rp1.000 per kg, namun untuk meringankan beban petani kami mengumpulkan donasi kemudian membeli sayur petani yang sudah hampir terbuang," kata Nyoman.

    Ia menjelaskan bahwa beberapa donatur juga membantu membeli dengan harga Rp2.000 sebagai stimulus agar harga pasar segera stabil. Kemudian, dengan harga tersebut, bisa membantu para petani hanya kembali untuk modal tanam.

    "Teman-teman donatur juga berinisiatif untuk membantu memetik sayur agar lebih meringankan petani kami dan bisa langsung panen ke sawah jika mendapatkan donasi. Namun jika tidak ada waktu untuk langsung panen, petani kami juga akan bantu panen," tambahnya.

    Pada Jumat, 8 Mei 2020, harga sawi hijau masih terpantau sebesar Rp2.500 per kg, namun pada Senin 11, Mei 2020 mengalami penurunan menjadi Rp1.500 per kg. Harga kembali turun drastis pada Jumat, 15 Mei 2020 menjadi Rp1.000 per kg menjelang adanya informasi terkait PKM.

    "Ada banyak panen yang terbuang, karena petani sudah malas panen dengan harga yang turun ini," ujar dia.

    Adapun pihak donatur yang ikut panen bersama petani, diantaranya berasal dari Tabanan Lovers, Tarung Derajat Tabanan, Yayasan ATS, Solidaritas Pangan Bali, PasarRakyat dan sebagainya. Dukungan juga diperoleh dari Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti berupa sumbangan dan kegiatan memanen bersama.

    Pihaknya berharap kedepan masyarakat mulai menanam variasi sayuran yang lain, sehingga tidak cuma satu jenis saja. Untuk jadwal tanamnya juga bisa disepakati bersama sehingga antara supply dan demand bisa seimbang.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id