Peluang RI Rebut Pasar Tiongkok Kembali Hilang karena Korona

    Antara - 24 Maret 2020 21:35 WIB
    Peluang RI Rebut Pasar Tiongkok Kembali Hilang karena Korona
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Jakarta: Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi menilai peluang Indonesia untuk merebut pasar Tiongkok kembali hilang karena mewabahnya pandemi virus korona (covid-19) di Tanah Air.

    Fithra menjelaskan Indonesia sejak awal tahun ini punya momentum bangkit karena dalam Purchasing Managers Index (PMI) Februari 2020, manufaktur Indonesia memperlihatkan kenaikan dari 49,3 pada Januari ke posisi 51,9 pada Februari 2020.

    "Purchasing Managers Index Indonesia di atas 50, Tiongkok bahkan di bawah 30. Ini cukup menjanjikan di awal tahun apalagi ditambah Februari ekspor kita meningkat signifikan. Itu menandakan geliat produksi mulai tumbuh," katanya saat dihubungi di Jakarta, dihubungi Antara, Selasa, 24 Maret 2020.

    Peningkatan PMI manufaktur Indonesia itu tercatat pertama kalinya pada kondisi bisnis sejak Juni 2019. Poin PMI di atas angka 50 menandakan sejumlah sektor manufaktur masih melakukan upaya perluasan usaha atau ekspansif.

    Sementara angka di bawah 50 menandakan sektor manufaktur tengah kontraktif. Dengan kondisi tersebut, Fithra berpendapat di awal tahun ada potensi pengalihan pasar dari Tiongkok menuju pasar ASEAN, termasuk Indonesia. Terlebih kala itu tren penyebaran covid-19 masih belum melebar ke luar Tiongkok.

    "Jadi sebenarnya Januari-Februari itu windows of opportunity kita untuk menangkap investasi. Dua bulan itu cukup menjanjikan. Tapi memasuki Maret, banyak kasus (korona) di Indonesia, ini jadi bahan pertimbangan bagi investor karena aktivitas produksi juga pasti melambat," katanya.

    Peluang untuk merebut investasi dari Tiongkok, lanjut Fithra, juga tertutup karena negeri Tirai Bambu itu sudah mulai pulih dari wabah korona.

    "Tiongkok yang tadinya sedang mengalihkan proses produksinya ke Asia Selatan dan Tenggara, tapi karena mereka April nanti akan operasi penuh, saya rasa momentum untuk mengambil pasar dari Tiongkok ya sudah hilang dengan kejadian covid-19 di sini," jelasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id