Ada 81 Pinjaman Online Ilegal Selama April

    Husen Miftahudin - 29 April 2020 20:52 WIB
    Ada 81 Pinjaman <i>Online</i> Ilegal Selama April
    Ilustrasi OJK. Foto : MI/Ramdani.
    Jakarta: Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap penawaran fintech peer to peer lending atau pinjaman online tidak berizin. Di tengah kondisi perlambatan ekonomi akibat dampak penyebaran virus korona (covid-19), pinjaman online ilegal justru semakin menjamur.

    Selama April 2020, Satgas menemukan 81 pinjaman online ilegal. Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak 2018 hingga April 2020 ini sebanyak 2.486 entitas.

    "Saat ini masih marak penawaran fintech lending ilegal yang sengaja memanfaatkan kesulitan keuangan sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sasaran mereka adalah masyarakat yang membutuhkan uang cepat untuk memenuhi kebutuhan pokok atau konsumtif," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 29 April 2020.

    Menurut Tongam, penawaran pinjaman dari pinjaman online yang tak berizin sangat merugikan masyarakat. Selain mengenakan bunga tinggi dan jangka waktu pinjaman pendek, mereka juga akan meminta akses semua data kontak di ponsel nasabah.

    "Ini sangat berbahaya, karena data ini bisa disebarkan dan digunakan untuk mengintimidasi saat penagihan," tukas Tongam.

    Tongam mengingatkan agar masyarakat yang memanfaatkan pinjaman online menggunakan dananya untuk kepentingan produktif dan bertanggung jawab. Termasuk mengembalikan pinjaman tersebut sesuai waktu perjanjian.

    Satgas Waspada Investasi juga meminta masyarakat agar sebelum melakukan pinjaman di pinjaman online untuk memastikan pihak yang menawarkan pinjaman online tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Memastikan pinjol itu memiliki izin dalam menawarkan produk atau tercatat sebagai mitra pemasar.

    "Masyarakat bisa menghubungi Kontak OJK 157 atau 081157157157 atau email konsumen@ojk.go.id dan waspadainvestasi@ojk.go.id untuk menanyakan informasi mengenai perusahaan fintech lending ataupun entitas investasi yang sudah memiliki izin. Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id," urai Tongam.

    Adapun 81 pinjaman online yang tidak terdaftar atau berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut adalah:


    1. Wu Mangga dengan platform Dompet Mangga.
    2. Tunai Cepat dengan platform Tunai Cepat.
    3. KSP Dana Kemitraan Industri dengan platform Tunai Lite.
    4. Zeli dengan platform Jalur Laba.
    5. Cepat Uang dengan platform Uang Cepat.
    6. Zhanjoz dengan platform Dana Cepat.
    7. KSP Modal Usaha dengan platform Pinjam Pro.
    8. Ou Hu dengan platform UANG.
    9. Yachao dengan platform KSP JariKaya.
    10. Kashtrees dengan platform Kashtrees.
    11. Pinjaman Mudah PRO dengan platform Pinjaman Mudah Pinjam Uang Tunai Kredit Dana.
    12. Gtdeyo Player dengan platform Rupiah Perkasa.
    13. Sultan Hasan dengan platform CashWaktu.
    14. KSP A Wang dengan platform KSP DanaCepat.
    15. Cash Instant dengan platform Pinjaman Pintar.
    16. KSP A KANG dengan platform KSP Dana Kilat.
    17. Zhangxz dengan platform Rupiah Rush.
    18. Aeffendi572 dengan platform Digi Dana
    19. RIKA AGUSTIN dengan platform Koperasi FKSS.
    20. Xiewenjun dengan platform KTA Kilat.
    21. DanaRoom dengan platform CashRoom
    22. Risna Sastriana dengan platform KSP Kunci Dana.
    23. Stevens Heiney dengan platform Pinjaman Terpercaya.
    24. WENKAI ZENG DANAQ dengan platform KSP Pinjaman.
    25. Richard Hargrave dengan platform Dana Indah.
    26. Kelapa dengan platform Pinjaman Kelapa.
    27. Dompet Gajah Team dengan platform Ksp Dompet Gajah.
    28. TKfintech dengan platform Pinjaman Kilat.
    29. BersamaDunia Sejahtera dengan platform KSP Kredit Tunai.
    30. Brandi Rockwell dengan platform KSP Bersama Sejahtera Utama.
    31. Tergesa-gesa dengan platform Apel Kaya.
    32. Koperasi Simpan Pinjam Sumber Murni dengan platform Butuh Duit.
    33. Adoption.h3385 dengan platform Dompet Setia.
    34. DMI Internet dengan platform Gudang Uang.
    35. KSP Sumber Berkah Usaha dengan platform AdaDana.
    36. Rizka Nuhung dengan platform Mitra Pedagang.
    37. Thomson12 dengan platform Keane Kas
    38. Pinjaman Go dengan platform PasarTunai.
    39. KSP Kami Rupiah dengan platform KSP Kami Rupiah.
    40. Iamardiokama dengan platform CairDana.
    41. Koperasi Simpan Pinjam Rakyat Mandiri MajuKeuangan dengan platform Dana Lite.
    42. Usman Mihardja dengan platform Dana Pintar.
    43. Financemobilecrew dengan platform PinjamSini.
    44. Grunsonixbarh dengan platform Rupiah Cash.
    45. Chongqing Melon Technology Co., Ltd. dengan platform Morecash.
    46. Cepat Go dengan platform SOLUSI CEPAT.
    47. KSP Dana Pengembangan Perikanan dengan platform  Saku Hijau.
    48. Dana Hidup dengan platform Pinjam Aja.
    49. Meizi Jin dengan platform Pinjam Roket.
    50. Tunyu Lin dengan platform Tunai Cair.
    51. Pinjaman Super.
    52. Hidmun Apps dengan platform Dana Berkah.
    53. CashCashNow dengan platform CashCashNow.
    54. Mudah Dana dengan platform Mudah Dana.
    55. Devi Anggraini dengan platform duitkita.
    56. Eugene C Phillips dengan platform Dana Peluang.
    57. Koperasi Simpan Pinjam Dana Pendidikan Nasional Keuangan dengan platform Teman Saku.
    58. Deng Chenxi dengan platform DompetDana.
    59. Ferry Hardianto dengan platform Kredit Online.
    60. Vizzy Soft dengan platform Kredit Cepat 2020.
    61. CashTaxi Global dengan platform CashTaxi.
    62. Kanai Obigane dengan platform Asisten Hidup.
    63. Cepat Dan Nyaman dengan platform Tas Uang.
    64. TeddyQ dengan platform Durian Runtuh.
    65. GeorgettevaWeiss dengan platform Rupiah Dompet.
    66. Pinjaman Untung dengan platform Pinjaman Untung.
    67. Js Had dengan platform PasarUang.
    68. Rupiah Plus PH dengan platform Rupiah Plus.
    69. Wangsan dengan platform PinjamanMu.
    70. Rosnani dengan platform PitihDukuh.
    71. KSP Kencana Mandiri Investama dengan platform KSP KMI Kreditku.
    72. KSP KEUANGSOLUSIMCEPAT dengan platform Cash Lagi.
    73. Jocelyn Johnson dengan platform Dompet Kredit.
    74. Amy Rockefeller dengan platform Keuangan Singa.
    75. Walter Kent dengan platform Kami Rupiah.
    76. Joanne C Tweed dengan platform Sayang Duit.
    77. TopAppShopz dengan platform Dana Rupiah.
    78. Dana·Go dengan platform Dana Go.
    79. Cash-AJK dengan platform Cash Laba.
    80. KOMANG dengan platform SAKU CEPAT.
    81. WANNXIAO dengan platform UangBanyak.  

     

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id