Wamen BUMN Minta Telkom Bisa Terlibat di Jaklingko

    Annisa ayu artanti - 15 Juli 2020 21:36 WIB
    Wamen BUMN Minta Telkom Bisa Terlibat di Jaklingko
    Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu A
    Jakarta: Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo meminta PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom dapat terlibat dalam membentuk sistem pembayaran terintegrasi antar moda di Jabodetabek.

    Pasalnya, Telkom yang diproyeksikan sebagai perusahaan teknologi BUMN juga memiliki teknologi pembayaran digital melalui LinkAja.

    "Kita berharap promosi sedikit diharapkan Telkom bisa ikut berpartisipasi. Kalau ada Jaklingko kita punya LinkAja," kata Kartika saat peluncuran sistem pembayaran terintegrasi antarmoda untuk wilayah Jabodetabek secara virtual, Rabu, 15 Juli 2020.

    Kartika berharap LinkAja bisa menjadi mitra pembayaran Jaklingko.

    "Harapannya LinkAja, sistem pembayaran yang digagas BUMN bisa terlibat juga dalam sistem multimoda transportasi terintegrasi dalam hal ini sistem pembayarannya," ucapnya.

    Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk perusahaan patungan atau joint venture untuk mengintegrasikan pembayaran moda transportasi di Jakarta.

    Perusahaan tersebut bernama PT Jaklingko. Perusahaan tersebut dibentuk atas kepemilikan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) sebesar 40 persen, PT Transportasi Jakarta (TJ) sebesar 20 persen, PT MRT Jakarta (MRTJ) sebesar 20 persen, dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebesar 20 persen.

    Adapun PT MITJ merupakan perusahaan gabungan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta yang bertugas untuk mengelola stasiun terpadu di Ibu Kota.

    Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, sistem integrasi pembayaran antar moda transportasi merupakan kelanjutan dari peresmian penataan stasiun terpadu di empat lokasi di DKI Jakarta yang dilakukan bulan lalu.

    "Transportasi massal di Indonesia akan menuju era baru, dengan pelayanan yang lebih terpadu. Melalui inovasi-inovasi yang dilakukan, diharapkan semakin mempermudah masyarakat untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari menggunakan transportasi massal seperti KRL, MRT, LRT, BRT, dan kedepan bisa terintegrasi juga dengan angkutan lainnya seperti taksi, Ojek Online, dan Angkutan Sewa Khusus," beber Budi.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id