Kadin: 6,4 Juta Orang Alami PHK dan Dirumahkan

    Media Indonesia - 26 Juni 2020 08:56 WIB
    Kadin: 6,4 Juta Orang Alami PHK dan Dirumahkan
    Foto: dok MI.
    Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan 6,4 juta orang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan akibat pandemi covid-19.

    "Kalau angka kami, yang dirumahkan atau alami PHK sebanyak 6,4 juta orang dan bertambah setiap bulannya," papar Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani, dalam diskusi virtual, Kamis, 25 Juni 2020.

    Pihaknya mendapat informasi secara regular dari berbagai asosiasi di bawah Kadin. Seperti, Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang melaporkan 1,4 juta orang mengalami PHK dan dirumahkan.

    "Perhotelan sendiri sebanyak 430 ribu orang dan lebih dari 20 ribu hotel juga tutup. Kebanyakan yang lapor hotel di Jawa Barat. Padahal kita tahu di Bali juga banyak tutup, tapi mereka tidak melaporkan," imbuh Rosan.

    Sementara itu, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) melaporkan 2,1 juta orang di-PHK dan dirumahkan. Kemudian, Asosiasi Pengrajin Alas Kaki Indonesia mencatatkan 500 ribu orang.

    "Asosiasi Profesi Satpam Indonesia juga terdampak. Pada April baru 10 persen yang dirumahkan. Ketika Mei sudah 60 persen," ujarnya.

    Lebih lanjut, dia menjelaskan dari 6,4 juta orang yang terdampak pandemi covid-19, sekitar 105 mengalami PHK 10 persen dan 90 persen dirumahkan. Hal itu disebabkan kapasitas perusahaan yang tidak mampu membayar pesangon.

    Pada pertengahan Mei, ekonomi masyarakat juga semakin berat. Sebab, tidak ada kepastian kapan pandemi covid-19 berakhir.

    "Masyarakat merasa tekanan terhadap perekonomian semakin lama semakin besar. Pada saat itu, ketidakpastian semakin tinggi. Sehingga persepsi ekonomi yang berat terjadi di pertengahan Mei, yang dirumahkan dan PHK semakin bertambah," pungkasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id