Kepala BKPM: Tak Ada Strategi yang Pas di Tengah Pandemi

    Eko Nordiansyah - 16 September 2020 13:53 WIB
    Kepala BKPM: Tak Ada Strategi yang Pas di Tengah Pandemi
    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia - - Foto: dok BKPM
    Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut tak satu pun negara memiliki strategi yang pas dalam menarik investasi di tengah pandemi covid-19. Sebab, kondisi luar biasa ini cukup menantang bagi semua negara.

    "Tantangan bagi kita semua bahwa mendorong investasi di era pandemi covid belum ada rumusnya. Tidak ada satu negara pun yang buat strategi yang pas untuk menghadapi kondisi seperti sekarang," katanya dalam webinar di Jakarta, Rabu, 16 September 2020.

    Menurutnya, kebijakan proteksionisme negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia membuat investasi asing langsung (FDI) turun hingga 40 persen secara global. Sementara di Indonesia, realisasi FDI tidak mengalami penurunan lebih dari 10 persen.
     
    "Di Indonesia enggak lebih turun dari 10 persen. Artinya apa? Kepercayaan investor dari semua negara khususnya lima negara terbesar, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan itu kemudian menganggap Indonesia masih satu negara tujuan yang positif," ungkapnya.

    Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan strategi pengembangan investasi untuk sektor-sektor produktif. Bahlil mengatakan, pemerintah melakukan transformasi ekonomi, salah satunya dengan mendorong investasi di industri yang memiliki nilai tambah.

    "BKPM untuk mengurus investasi, kita arahkan bagaimana investasi ke sektor-sektor nilai tambah. Indonesia enggak boleh lagi ekspor produk-produk yang barang mentah. Seperti nikel kita buat larang ekspor ore nikel, kita bangun hilirisasi," pungkas dia.


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id