Pertamina Geothermal Energy Kemungkinan Pimpin Holding Panas Bumi

    Suci Sedya Utami - 26 Juli 2021 19:58 WIB
    Pertamina Geothermal Energy Kemungkinan Pimpin Holding Panas Bumi
    Ilustrasi. Foto: AFP



    Jakarta: Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I Pahala Mansury mengatakan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) kemungkinan akan menjadi induk holding panas bumi.

    Pahala menuturkan hingga saat ini proses dan pembicaraan mengenai pembentukan holding masih berlanjut. Selain PGE, holding panas bumi juga akan diisi oleh PT Geo Dipa Energi dan  PT PLN Gas and Geothermal.

     



    "Memang saat ini kelihatan yang paling berpotensi untuk menjadi sebuah holding tentunya adalah Pertamina Geothermal," kata Pahala dalam Media Group News Summit Series bertajuk Indonesia Green Summit 2021, Senin, 26 Juli 2021.

    Terkait dengan pembentukan holding panas bumi, ia memang tidak merinci tanggal pastinya. Namun, ia bilang pasca pembentukan holding, pihaknya akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) terhadap PGE di tahun ini.

    "Mengenai finalnya nanti tunggu saja akan seperti apa, tapi kita harapkan semua pihak akan bisa mendukung hal ini," tutur Pahala.

    Ia mengatakan tujuan utama pembentukan holding yakni agar bisa kuat untuk melakukan pengembangan panas bumi di Tanah Air. Pemerintah menargetkan kapasitas panas bumi yang terpasang dalam kurun waktu lima hingga enam tahun mendatang dua kali lipat dari kapasitas terpasang saat ini, yakni dari 1,2 giga watt (GW) menjadi 2,5 GW. Serta untuk mengejar target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen di 2025.

    Lebih lanjut, mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara atau BTN ini menambahkan pengembangan panas bumi tidak hanya menyasar wilayah kerja panas bumi (WKP) baru tetapi juga WKP existing. Untuk itu, kebutuhan investasi yang tidak sedikit bakal dibutuhkan untuk mencapai target yang ada.

    "Tentu dibutuhkan investasi saat ini untuk pengembangan WKP yang ada saat ini karena masih cukup besar untuk dikembangkan lebih lanjut," jelas Pahala.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id