PLN Maksimalkan EBT untuk Perluas Layanan ke Pelanggan

    Antara - 30 Juni 2021 07:25 WIB
    PLN Maksimalkan EBT untuk Perluas Layanan ke Pelanggan
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO



    Makassar: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) menyelesaikan pengujian PLTA Malea berkapasitas 2x45 Megawatt (MW). Upaya itu dilakukan untuk memperluas layanan ke pelanggan dan memaksimalkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sulawesi Selatan.

    "PT PLN (Persero) meningkatkan bauran EBT di Sulawesi Selatan dengan selesainya commissioning PLTA Malea 2x45 Megawatt (MW) dan dilakukan pengujian keandalan selama 72 jam," kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Defiar Anis, di Makassar, dilansir dari Antara, Rabu, 30 Juni 2021.

     



    Dia mengatakan commissioning PLTA Malea 2x45 MW telah rampung dan pembangkit siap untuk beroperasi. Selain itu, PLTA Malea telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi pada 28 Juni 2021. PLTA ini memiliki dua unit mesin pembangkit yang masing-masing memiliki kapasitas 45 MW, sehingga total kapasitas mencapai 90 MW.

    Commissioning ini merupakan tahap pengujian terakhir dari pembangunan PLTA Malea. "Kami mengawasi secara langsung proses pengerjaan pengujian. PLTA ini karena merupakan salah satu proyek prioritas PLN pada tahun 2021,” tutur Anis.

    Dia menyebutkan PLTA Malea terletak di aliran sungai Saddang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. PLTA ini menggunakan sistem pengambilan air Run Off River dengan bangunan utama berupa area pengambilan (Intake area), area saluran penghantar (Water Way), area tanki peredam (Surge Tank), dan area gedung pembangkit (Power House).

    Adanya PLTA ini untuk memaksimalkan potensi energi air di Sulsel yang sangat besar, bahkan paling besar di antara 34 provinsi lain. Potensinya mencapai 1.409,9 Megawatt dan dapat dikembangkan menjadi pembangkit PLTA dan PLTM.

    Ia menambahkan bahwa PLTA Malea 2x45 MW merupakan pembangkit Independent Power Producer (IPP) yang masuk ke dalam pengawasan PLN UIP Sulawesi. PLTA Malea dibangun dan dioperasikan oleh PT Malea Energy.

    Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pembangkitan (UIKL) Sulawesi Munawwar Furqan mengatakan adanya PLTA Malea ini bauran energi baru terbarukan di sistem Sulbagsel mencapai 29,46 persen.

    Munawwar menambahkan saat ini beban puncak sistem kelistrikan Sulbagsel mencapai 1.363 MW dengan daya mampu mencapai 2.210 MW, sehingga dengan adanya PLTA ini surplus daya listrik menjadi 847 MW.

    Ia menjelaskan bahwa Sulawesi memiliki potensi pengembangan energi baru terbarukan yang cukup besar salah satunya adalah air, dengan masuknya PLTA Malea ini diharapkan dapat menambah keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id