comscore

3 Provider Dirikan Tower di Kawasan Pelosok Muba

Antara - 04 Agustus 2022 13:06 WIB
3 <i>Provider</i> Dirikan <i>Tower</i> di Kawasan Pelosok Muba
Menara Telkomsel. Foto : Telkom.
Palembang: Tiga perusahaan jasa operator seluler Indonesia (provider) membangun infrastruktur tower telekomunikasi untuk menambal celah tanpa sinyal 4G (blank spot) di beberapa kawasan pelosok Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) Apriyadi mengatakan pembangunan jaringan telekomunikasi seluler 4G ini melibatkan tiga provider pada 2022.

PT XL Axiata membangun lima jaringan seluler 4G di Desa Bukit Pangkuasan (Kecamatan Batanghari Leko), Desa Muara Merang (Kecamatan Bayung Lencir), Desa Bumi Agung, Desa Suka Makmur dan Desa Jaya Agung (Kecamatan Lalan).
 
baca juga: Penataan Ulang Menara Telekomunikasi Candi Borobudur

Kemudian, PT Indosat Ooredoo membangun jaringan seluler 4G di Desa Rukun Rahayu (Kecamatan Jirak Jaya), Desa Bukit Selabu (Kecamatan Batanghari Leko), Desa Mangsang dan Desa Mendis (Kecamatan Bayung Lencir).
PT Telkomsel membangun jaringan seluler 4G di Desa Pulai Gading dan Desa Kepayang, Bayung Lencir serta Desa Supat Barat di Kecamatan Babat Supat.

“Pada tahun ini ada 12 tower yang akan dibangun, sisanya akan dibangun lagi pada 2023 agar Muba benar benar-benar bebas blank spot,” kata dia dikutip dari Antara, Kamis, 4 Agustus 2022.

Ia mengatakan Pemkab Muba juga terus berupaya mendapatkan jatah pembangunan jaringan telekomunikasi seluler 4G ke Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Saat ini seluruh desa yang masih blank spot telah diusulkan melalui Surat Bupati Muba ke Kominfo untuk masuk dalam Program Nasional Presiden Joko Widodo yaitu Program Penuntasan Wilayah Blank Spot untuk 3435 Desa Non 3T.

Kepala Bidang TIK dan Persandian Dinas Kominfo Sumsel Jon Kenedy mengatakan ratusan desa di Sumsel belum terjangkau jaringan telekomunikasi dan internet atau masih blank spot sehingga butuh perhatian khusus untuk mempercepat transformasi digital.

Sebanyak 467 desa diketahui belum sama sekali terjangkau jaringan telekomunikasi dan 684 desa belum terjangkau jaringan internet.

“Ratusan desa tersebut hampir tersebar di 17 kabupaten dan kota, namun yang merupakan kawasan terbanyak blank spot hanya berada di enam daerah,” kata dia.

Keenam daerah itu yakni Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas Utara, Ogan Komering Ulu Timur, Penukal Abab Lematang Ilir dan Ogan Komering Ilir.

Guna mengatasi hambatan tersebut Diskominfo Sumsel telah mengajukan pembangunan sebanyak 41 tower pemancar signal telekomunikasi kepada pemerintah pusat yang difasilitasi oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI Kominfo) untuk tahun anggaran 2022.

“Secara bertahap untuk saat ini sudah disetujui dan sedang proses pembangunan di Musi Banyuasin 12 unit, Banyuasin enam unit, serta OKU dan OKU Selatan masing-masing satu unit, dan OKI 27 unit,” kata dia.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id