Petugas Gagalkan Penyelundupan 72 Ribu Ekor Benur ke Singapura

    Suci Sedya Utami - 07 April 2021 15:24 WIB
    Petugas Gagalkan Penyelundupan 72 Ribu Ekor Benur ke Singapura
    Ilustrasi penyelundupan benih lobster - - Foto: dok Antara



    Jakarta: Aparat gabungan yang terdiri dari Polres Bandara Soekarno-Hatta, Bea Cukai, dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan (BKIPM), kembali menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau benur.

    Rencananya, 72.290 ekor benur tersebut akan dikirim dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Singapura melalui kargo pesawat Garuda Indonesia.






    "Lagi-lagi, sinergitas kita membuahkan hasil, penyelundupan BBL yang akan dikirim ke Singapura berhasil kita gagalkan persis kemarin sore," kata Kepala BKIPM, Rina di Jakarta, Rabu, 7 April 2021.

    Rina mengatakan para penyelundup menyamarkan aksinya dengan menggunakan invoice berupa sayuran. BBL tersebut, dikemas ke dalam 74 koli yang 34 koli di antaranya dicampur dengan selada air dan dimasukkan ke dalam 255 kantong plastik.

    Namun, aksi tersebut terbongkar setelah petugas menemukan adanya kejanggalan dalam paket yang berada di lini satu kargo 530 Bandara Soetta.


    "Mereka pakai invoice sayuran, ada yang 40 koli berisi ubi dan buncis. Packing menggunakan box styrofoam," ujar Rina.

    Petugas pun mengamankan BBL dan selanjutnya Balai Besar KIPM Jakarta 1 melakukan pencacahan sekaligus berkoordinasi dengan dengan Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang guna pelepasliaran.

    Berdasarkan hasil pencacahan, BBL ini terdiri dari 72.105 ekor jenis pasir dan jenis mutiara sebanyak 185 ekor. "Sudah kita hitung dan koordinasikan untuk pelepasliaran," jelas Rina.

    Rina memastikan jajarannya juga telah mengantongi identitas pengirim paket. Karenanya, ia mengingatkan aparat gabungan akan terus menindak para pelaku penyelundupan BBL sekaligus memperkuat pengawasan, terutama di pintu-pintu keluar-masuk komoditas kelautan dan perikanan

    "Profiling pelaku sudah didapatkan dan dalam pengembangan tim gabungan. Tentu ini menjadi bagian dari komitmen kita dalam penyelamatan sumber daya kelautan dan perikanan," tegas Rina.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id