Bulog Sulteng Siap Layani Program Bansos Sembako 2021

    Antara - 13 Januari 2021 18:53 WIB
    Bulog Sulteng Siap Layani Program Bansos Sembako 2021
    Bantuan Sosial. Foto : Kemenkop UMKM.
    Palu: Bulog wilayah Sulawesi Tengah menyatakan siap melayani kebutuhan bantuan sosial sembako yang diluncurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) di daerah-daerah pada tahun anggaran 2021.

    Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah Basirun mengatakan mampu menyiapkan bansos sembako sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat di daerah itu.

    "Kita sanggup berapapun yang dibutuhkan masyarakat," katanya, dikutip dari Antara, Rabu, 13 Januari 2021.

    Basirun mengatakan Bulog Sulteng telah melaksanakan Ngobar's RPK (ngobrol bareng sahabat rumah pangan kita) yang ada di Kabupaten Donggala dan Sigi.

    Kegiatan itu, kata dia, menghadirkan pejabat dari Dinas Sosial Provinsi Sulteng dan Dinas Sosial Kabupaten Donggala dan Sigi, serta pimpinan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Palu.

    Kegiatan itu untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi yang lebih intens antara Bulog dan sahabat RPK serta meningkatkan jiwa kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi dalam mewujudkan akses pangan pokok kepada masyarakat melalui pelayanan program pemerintah berupa program sembako 2021 bersama Dinas Sosial dan Bank Himbara yang ada di dua daerah lumbung pangan di Provinsi Sulteng itu.

    Melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu menstabilkan harga pangan di tingkat produsen dan konsumen sehingga masyarakat bisa mendapatkan pangan yang murah dan berkualitas.

    Juga menumbuhkan semangat berwirausaha bagi sahabat RPK/agen e-Warung di Kabupaten Sigi dan Donggala serta kabupaten dan kota lainnya di Sulteng sebagai bentuk apresiasi kepada RPK atas loyalitas transaksi dan kerja sama kemitraan selama ini. Perum Bulog juga memberikan hadiah menarik bagi RPK dengan transaksi pembelian terbesar dan repeat order terbanyak sepanjang 2020.

    Basirun juga menambahkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Sosial dan Bank Himbara untuk kerja sama pertama adalah bagaimana bersama-sama menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

    Poin kedua MoU adalah bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peran UMKM dan menjamin ketersediaan pangan berkelanjutan di Kabupaten Donggala dan Sigi. Ke depan, hal itu juga akan dilakukan Bulog di seluruh kabupaten dan kota di Sulteng.

    Kepala Bidang Komersial Perum Bulog Sulteng Aan As Arri Wijaya secara terpisah membenarkan adanya kerja sama dimaksud sebagai upaya Bulog menjaga kestabilan harga, ketersediaan pangan dan juga mendorong UMKM untuk terus tumbuh di tengah-tengah pandemi covid-19.

    Jika UMKM tumbuh bagus,niscaya akan mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang saat ini lagi terpuruk sebagai dampak covid-19.

    Bulog Sulteng, katanya, sudah sangat siap untuk mendukung program pemerintah, termasuk program sembako melalui RPK kelembagaan dan e-Warung untuk melayani program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) diperuntukan bagi masyarakat penerima manfaat.

    Bulog siap menyediakan sejumlah komoditas pangan sesuai dibutuhkan masyarakat. Seperti beras,minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, daging sapi beku, daging ayam beku, telur dan lainnya dengan standar harga yang relatif murah dibandingkan harga di pasaran umum.

    Bulog dalam mendukung pemulihan ekonomi juga menjalin kemitraan dengan petani, peternak dan supplier beberapa kebutuhan masyarakat. Produksi petani/peternak akan dibeli Bulog untuk selanjutnya didistribusikan ke RPK dan e-Warung.

    "Tapi bukan Bulog yang menyalurkan, tetapi langsung dari produsen kepada RPK dan e-warung dengan standar harga yang layak," ujarnya.

    Dalam beberapa waktu terakhir ini Bulog Sulteng sudah menyediakan telur ayam dan daging ayam untuk kebutuhan RPK dan E-warung.

    Tetapi bukan Bulog yang salurkan langsung, namun produsen yang mensuplai ke RPK dan E-warung sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, bukan hanya masyarakat penerima manfaat, tetapi masyarakat umum juga bisa membeli sembako di RPK dan e-warung dengan harga yang sama.

    Jumlah RPK, termasuk RPK kelembagaan di Sulteng hingga kini sudah sekitar 1.000an unit tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulteng.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id