comscore

Produsen akan Tindak Tegas Kios yang Menyalahgunakan Pupuk Subsidi

Achmad Zulfikar Fazli - 21 Januari 2022 18:13 WIB
Produsen akan Tindak Tegas Kios yang Menyalahgunakan Pupuk Subsidi
Ilustrasi pupuk. Dok. Pupuk Indonesia
Jakarta: Langkah jajaran Polres Nganjuk yang mengungkap kasus penyalahgunaan 111 ton pupuk subsidi oleh dua agen diapresiasi. Pupuk bersubsidi tersebut diduga dijual kepada orang lain yang bukan anggota kelompok tani dan tidak terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, berterima kasih kepada polisi dan jajaran Kodim Nganjuk yang telah menangkap dan mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi tersebut. Menurut dia, pupuk bersubsidi sangat dibutuhkan petani yang tengah memasuki musim tanam dan melakukan pemupukan.

 



"Kami dari produsen siap menindak tegas oknum-oknum kios yang terbukti melakukan penyalahgunaan pupuk bersubsidi," ujar Wijaya, dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Januari 2022.

Tindakan tegas dari Pupuk Indonesia, lanjut Wijaya, dapat berupa sanksi administratif hingga pemutusan hubungan kerja.

Wijaya mengingatkan kembali kepada jaringan distributor maupun kios resmi untuk tidak mencoba-coba melakukan tindakan melawan hukum dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Sebab, pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan pemerintah. Sehingga peredaraannya dipantau aparat penegak hukum hingga pemerintah daerah.

"Masyarakat pun dapat turut berpartisipasi mengawasi peredaran pupuk bersubsidi," jelas Wijaya.

Baca: Polres Nganjuk Gagalkan Penyalahgunaan 100 Ton Pupuk Bersubsidi

Wijaya juga mengimbau petani untuk senantiasa menebus pupuk bersubsidi pada kios-kios resmi jaringan Pupuk Indonesia. Ciri kios resmi Pupuk Indonesia grup adalah memiliki papan nama kios resmi. Selain itu, pada kios resmi tertera harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi. Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, Wijaya mengajak petani tergabung dalam kelompok tani dan menyusun e-RDKK.

"Karena hal ini merupakan ketentuan mutlak dari pemerintah untuk bisa menebus pupuk bersubsidi di kios-kios resmi," jelas Wijaya.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id