comscore

Subsidi Elpiji Tembus Rp70 Triliun, Ini Cara Erick Thohir Tekan Impor

Annisa ayu artanti - 22 Maret 2022 13:13 WIB
Subsidi Elpiji Tembus Rp70 Triliun, Ini Cara Erick Thohir Tekan Impor
Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok Kementerian BUMN
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan jurus perusahaan pelat merah dalam menekan subsidi elpiji yang kini mencapai Rp70 triliun. Salah satunya dengan mengganti elpiji ke DME (Dimethyl Ether).

DME merupakan hasil olahan dari batu bara berkalori rendah yang dibuat melalui program gasifikasi. Saat ini perusahaan pelat merah yakni PT Bukit Asam Tbk, PT Pertamina (Persero), dan Air Product and Chemicals, Inc tengah menggarap proyek hilirisasi batu bara tersebut. Proyek yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) diproyeksikan akan menghasilkan 1,4 juta ton DME per tahun.

"Kita punya batu bara yang nantinya tidak terpakai lagi untuk green energy. Akhirnya apa? Ini harus diproses untuk gasifikasi," kata Erick, Selasa, 22 Maret 2022.

Untuk mengurangi ketergantungan pada impor LPG, kata Erick, setidaknya harus membangun delapan hingga sepuluh pabrik DME di Indonesia.

"Satu pabrik DME itu bisa hemat Rp7 triliun. Artinya, kita memerlukan delapan sampai sepuluh pabrik gasifikasi batu bara untuk DME," ungkapnya.

Tak hanya BUMN, pemerintah juga mendorong pembangunan pabrik DME oleh swasta. Hal itu ditekankannya karena menghitung jumlah perusahaan swasta batu bara Indonesia saat ini.

"Tidak hanya BUMN tapi kita mengharapkan juga perusahaan batu bara swasta mulai meng-switch kepada DME. Sehingga ketergantungan kita terhadap LPG negara lain bisa kita reduce," pungkasnya.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id