comscore

Survei: Grab dan Gojek Jadi Aplikasi Populer Milenial dan Generasi Z

Husen Miftahudin - 15 Juni 2022 17:21 WIB
Survei: Grab dan Gojek Jadi Aplikasi Populer Milenial dan Generasi Z
Ilustrasi. Foto: AFP.
Jakarta: Survei Tempo Data Science (TDS) menemukan persaingan yang sengit antara dua raksasa di dunia digital aplikasi Indonesia, Grab dan Gojek, dalam merebut segmen pasar milenial dan generasi Z. Hasilnya, Grab unggul dalam pangsa pasar pada tiga kategori (transportasi online, pembayaran digital, dan belanja kebutuhan harian), dan seimbang dengan Gojek pada kategori pesan-antar makanan.
 
Koordinator survei TDS Ai Mulyani mengatakan, meski unggul, selisih di antara keduanya di setiap kategori sangat ketat. Ini karena keduanya menyasar pasar yang persis sama, sehingga selisih yang ketat tersebut mengindikasikan persaingan yang dinamis di antara keduanya.
 
"Aplikasi super telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan milenial dan generasi Z. Karena itu, mereka sangat sensitif dalam menentukan pilihan mereka," ujar Ai Mulyani, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 Juni 2022.
 
TDS menggelar survei untuk mengukur perilaku dan preferensi milenial dan generasi Z terhadap aplikasi super. Survei dilaksanakan pada Oktober-Desember 2021 dengan melibatkan 844 responden di delapan kota besar Indonesia, yakni Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan Denpasar.
 
Pengukuran dilakukan pada tingkat awareness, preferensi penggunaan, dan evaluasi terhadap layanan digital di kalangan generasi Z dan milenial terhadap empat lini layanan digital, yakni transportasi online (ride-hailing), pesan-antar makanan (food delivery), pembayaran digital (digital payment), dan belanja kebutuhan harian (grocery shopping).
 
"Hasilnya, terjadi persaingan yang ketat antara Grab dan Gojek memimpin, meninggalkan merek-merek lain pada semua kategori," ulasnya.
 
Secara umum, popularitas Grab dan Gojek pada layanan transportasi online, pesan-antar makanan, dan belanja kebutuhan harian sejalan dengan OVO dan GoPay pada layanan pembayaran digital. Di kalangan generasi Z dan milenial, tingkat awareness secara spontan untuk merek-merek tersebut sudah di atas 90 persen. Artinya, hampir semua paham dan familiar dengan merek-merek tersebut.
 
Di sisi lain,tampak kesenjangan yang nyata antara dua merek terkemuka, yakni Grab dan Gojek, dengan merek-merek lain, seperti Maxim dalam layanan transportasi online; atau Dana, Shopeepay, dan LinkAja dalam pembayaran digital; atau Shopee Mart, Bliblimart, dan Sayurbox dalam belanja harian.
 
Kondisi Tersebut juga tergambar dalam penguasaan pangsa pasar yang diukur berdasarkan merek paling sering digunakan atau Brand Used Most Often (BUMO). Pada kategori transportasi online, Grab menguasai 52 persen pangsa pasar, unggul empat persen dari Gojek yang mencapai 48 persen.
 
"Selain dua decacorn tersebut ada Maxim sebagai pemain lain, namun perolehan pasarnya sangat kecil," terang Ai Mulyani.
 
Dalam kategori pesan antar-makanan GrabFood dan GoFood bersaing ketat, meraih nilai yang sama, masing-masing 45 persen. Sisanya sebesar 10 persen dikuasai oleh Shopee Food yang relatif baru masuk pasar. Menurut Ai, faktor diskon dan promosi yang menjadi faktor-faktor yang menentukan pilihan pelanggan.
 
"Perebutan pangsa pasar pada layanan pembayaran digital lebih sengit. OVO memimpin pasar pada 42 persen, diikuti GoPay (32 persen), ShopeePay dan Dana (masing-masing 11 persen), serta LinkAja (4 persen)," tutup Ai Mulyani.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id