comscore

Pemerintah Diharap Hentikan Impor Alat Kesehatan

Angga Bratadharma - 14 Desember 2021 09:47 WIB
Pemerintah Diharap Hentikan Impor Alat Kesehatan
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Jakarta: Pemerintah diminta mengkaji ulang kebijakan impor alat kesehatan (alkes), terutama alat swab antigen karena beleid alkes impor dinilai justru memperkaya mafia alkes. Selain itu, keberpihakan pemerintah terhadap industri dalam negeri diperlukan agar terus tumbuh dan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Untuk itu, pemerintah harus berani memutus mata rantai masuknya produk alkes impor ke Indonesia. Jika produk alkes diarahkan kepada pelaku industri dalam negeri maka bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Kami hari ini mengajak segenap anak bangsa mendukung Presiden Jokowi melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dengan memberantas mafia alkes dan mafia impor dengan cara menolak memakai barang impor," ujar Koordinator Aksi Luthfi Wicaksono, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Desember 2021.

Adapun ajakan itu dilakukan oleh lima perusahaan produsen alkes dalam negeri khususnya alat swab antigen. Kelima perusahaan itu yakni PT Taishan Alkes Indonesia, PT Sri Tita Medika, PT Tjahaya Inti Gemilang, PT Intertekno Grafika Sejati, dan PT Penjalindo Nusantara.

Luthfi mendorong pemerintah untuk berkomitmen menggunakan alkes dalam negeri. Apalagi dari segi kualitas tidak ada bedanya. Demikian juga dari sisi harga, alkes yang dihasilkan produsen dalam negeri jauh lebih murah jika dibandingkan dengan alkes impor.

Lebih lanjut, dia mendukung Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menciptakan lapangan kerja dengan memakai barang lokal hasil produksi dalam negeri. "Kita semua bantu Pak Jokowi ciptakan lapangan kerja demi pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id