Pedagang yang Timbun Sembako Kena Sanksi

    Ilham wibowo - 18 Maret 2020 17:29 WIB
    Pedagang yang Timbun Sembako Kena Sanksi
    Ilustrasi - - Foto: dok MI.
    Jakarta: Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri memastikan pedagang di pasar tradisional yang menimbun sembako akan mendapat sanksi tegas. Hal itu demi menjaga harga sembako tetap stabil di pasaran.

    "Sanksi terburuk akan kami berhentikan sebagai anggota," kata Abdullah kepada Medcom.id, Rabu, 18 Maret 2020.

    Abdullah menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri guna menjamin ketersedian bahan pokok dan mencegah kepanikan berbelanja.

    "Kami punya kewajiban agar terus ingatkan masyarakat untuk tidak belanja berlebihan dan pedagang sebagai anggota kami juga sudah lakukan imbauan untuk tidak jual dengan skala besar agar tidak ada penimbunan," ungkapnya.

    Meski demikian, ia berharap peran aktif dan sinergi pemerintah daerah setempat dalam menindak tegas penjual yang masih melayani belanja secara berlebihan. Menurutnya, kesadaran masyarakat penting untuk menyetop penebaran wabah yang lebih besar.

    "Yang punya kewenangan memberikan sikap tegas sebenarnya Pemda dan Pemprov atau pihak terkait seperti Mabes Polri dan seterusnya, kami pun ikut memantau secara nasional," tuturnya.

    Hingga saat ini, pedagang di pasar tradisional diklaim belum mengalami kendala. "Stok ada tapi tidak sebanyak yang diharapkan, hanya saja tidak boleh berlebihan agar harga stabil," ucapnya.

    Sebelumnya, asosiasi pedagang pasar telah menerima Surat Edaran nomor B/1872/III/Res.2.1/2020/Bareskrim, tertanggal 16 Maret 2020, yang mengatur perihal pengawasan ketersediaan dan meminta adanya pembatasan penjualan beberapa bahan pokok.

    Pembelian beras misalnya maksimal 10 kilogram (kg), gula dua kg, minyak goreng maksimal empat liter, dan mi instan hanya dua dus.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id