Peruri Minta Rp500 Miliar ke Pertamina, Kementerian BUMN: Itu Urusan Bisnis

    Annisa ayu artanti - 16 September 2020 17:03 WIB
    Peruri Minta Rp500 Miliar ke Pertamina, Kementerian BUMN: Itu Urusan Bisnis
    Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga - - Foto: dok MI
    Jakarta: Kementerian BUMN menilai permintaan dana sebesar Rp500 miliar oleh Perum Peruri kepada PT Pertamina (Persero) merupakan urusan internal atau bisnis antara kedua perusahaan.

    "Urusan Peruri misalnya, itu bussiness to bussines kalau b to b, Peruri memang punya ruang-ruang berbisnis dengan Pertamina ya itu mereka koordinasi saja untuk masalah harga," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu, 16 September 2020.

    Menurutnya, jika kerja sama yang dibangun kedua perusahaan pelat merah tersebut tidak menguntungkan, sebaiknya dibicarakan secara internal. Ia pun meminta kedua perusahaan saling bernegosiasi mengenai masalah tersebut.


    "Kalau tidak layak ya di tawar, kalau layak di beli, ya b to b, itu urusan mereka. Apalagi ini kan sama-sama BUMN. Silakan saja mereka bernegosiasi sebagai sesama perusahaan dan b to b gitu," ujarnya.

    Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan kekesalannya lantaran Peruri meminta dana sebesar Rp 500 miliar untuk proyek digitalisasi paperless.

    Menurut Ahok proyek digitalisasi seharusnya bisa dilakukan dengan biaya yang jauh lebih rendah. Dana yang diminta tersebut terlalu besar sehingga Peruri dinilai tak perlu melaksanakan tugasnya dalam beberapa tahun ke depan.


    “Itu sama aja udah dapet Pertamina enggak mau kerja lagi, tidur sepuluh tahun , jadi ular sanca, ular piton saya bilang. Itu kan enggak masuk akal seperti ini, Anda Peruri sudah dapat Rp10 miliar, Rp20 miliar sudah bagus," kata Ahok dalam sebuah akun Youtube.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id