Mendag Ingin Prestasi WTP Terus Dipertahankan

    Ilham wibowo - 29 Juli 2020 11:18 WIB
    Mendag Ingin Prestasi WTP Terus Dipertahankan
    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
    Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Perdagangan Tahun 2019. Penghargaan ini merupakan yang kesembilan berturut-turut sejak 2011.

    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan peraihan opini WTP ini prestasi internal Kemendag dalam mengelola keuangan negara. Penghargaan WTP ini diberikan setelah dilakukan penelaahan berjenjang dan menyeluruh atas laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan.

    "Penghargaan ini menunjukkan komitmen keterbukaan dan akuntabilitas Kemendag dalam proses pengelolaan keuangan negara," ujar Agus, melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Juli 2020.

    Pada kesempatan itu, Mendag Agus menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan dan Tim Pemeriksa BPK-RI atas rekomendasi pemeriksaan demi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan Kemendag. Apresiasi juga disampaikan Agus kepada jajaran satuan kerja, serta Tim Riviu Inspektorat Jenderal Kemendag yang mendampingi dan memberikan asistensi sehingga hasil audit BPK-RI atas Laporan Keuangan Kemendag Tahun 2019 berhasil mempertahankan opini WTP selama sembilan kali berturut-turut.

    "Saya mengharapkan prestasi yang diraih laporan keuangan 2019 ini dapat memberi semangat dan motivasi agar laporan keuangan di 2020 nantinya juga meraih prestasi yang membanggakan," ungkap Agus.

    Lebih lanjut, Agus meminta jajaran internal Kemendag menindaklanjuti rencana aksi yang telah disepakati guna dapat menjalankan amanat Presiden Joko Widodo kepada Kemendag secara optimal. Selain itu, Agus juga mengingatkan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam mendukung program pemerintah menjaga kondisi perekonomian nasional selama pandemi covid-19.

    "Laporan keuangan ini merupakan parameter perbaikan, parameter reformasi, dan parameter perubahan dalam melaksanakan pengelolaan keuangan negara," tutupnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id