Transformasi Industri Garmen Global Beri Optimisme di Tengah Pandemi

    Eko Nordiansyah - 24 September 2020 20:58 WIB
    Transformasi Industri Garmen Global Beri Optimisme di Tengah Pandemi
    Ilustrasi industri garmen - - Foto: Antara/ Aloysius Jarot Nugroho
    Jakarta: Pelaku usaha industri garmen global tetap optimistis di tengah tekanan pandemi covid-19. Optimisme tersebut didasari oleh adanya perubahan perilaku konsumen terkait permintaan produk garmen yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Chairman Cotton Council International (CCI) Hank Reichle menyebut berdasarkan data survei global US Cotton Trust Protocol, 54 persen pemimpin perusahaan brand garmen dan tekstil telah melihat peningkatan tuntutan konsumen akan praktik dan produk yang ramah lingkungan sejak awal pandemi covid-19.

    "Dengan data tersebut, untuk memperkuat optimisme industri tekstil paska pandemi, tentu para pelaku industri tekstil perlu melakukan transformasi industri dengan mengadaptasi tuntutan konsumen terkait produk tekstil yang lebih ramah lingkungan," katanya dalam webinar di Jakarta, Kamis, 24 September 2020.

    Ia menambahkan US Cotton Trust Protocol yang diberikan kepada merek dan retailer adalah peningkatan ketersediaan sumber kapas dan keragaman. Menurutnya hal ini mengurangi risiko tenaga kerja, terutama mengingat undang-undang yang ada dalam produksi kapas AS.

    "Kami ingin menjaga biaya tetap rendah. Kami tahu ekonomi sedang ketat saat ini, dan kami juga ingin menjadikannya sistem yang ramah pengguna yang dapat memberi Anda data yang diverifikasi dan kualitas terpercaya," jelas dia.


    Direktur Eksekutif CCI Bruce Atherley mengatakan saat ini CCI memberikan solusi bagi pelaku industri garmen di Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Turki. Program ini merupakan ide inovatif yang menawarkan kepada pabrik pemintalan tentang bagaimana rekan praktisi industri melakukan bisnis dan meningkatkan produktivitas.

    "Sekarang, selama dua setengah tahun terakhir, seperti yang Anda ketahui, kami telah membuat tim konsultasi baru yang terdiri dari pakar pemintalan dari seluruh dunia dengan satu tujuan, membantu pabrik menghasilkan lebih banyak keuntungan," ungkapnya.

    Melalui pelaksanaan Cotton Day 2020-Indonesia, CCI membahas berbagai inovasi yang dirancang untuk mendorong bisnis perusahaan di era transformasi, termasuk pascapandemi covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia.

    "Ini merupakan bentuk komitmen CCI melalui merek dagang Cotton USA dalam membantu mitra kami di industri tekstil di Indonesia untuk dapat terus tumbuh walau dalam kondisi yang sulit seperti saat ini," ujar representatif CCI di Indonesia Andy Do.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id