UMKM Rendang Potensial Incar Pasar Dunia

    Ilham wibowo - 14 Mei 2020 19:02 WIB
    UMKM Rendang Potensial Incar Pasar Dunia
    Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto : Medcom.
    Jakarta: Usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak mengolah masakan khas Sumatra Barat diyakini potensial untuk bisa mengisi pasar dunia. Kelezatan rendang misalnya, sudah diakui masyarakat di berbagai negara.

    "Saya pernah makan rendang buatan Uni Adek di Washington, hebat, canggih," kata Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat mengisi diskusi kampanye nasional 'Bangga Buatan Indonesia' secara virtual, Kamis, 14 Mei 2020.

    Luhut mengaku bangga dengan pemilik UMKM Rendang Uni Adek, Sri Engla Deswita, yang tetap semangat di tengah pandemi covid-19 dan meningkatkan kinerja pertumbuhan dengan memanfaatkan platform digital. Proses produksi rendang kemasan yang sepenuhnya dilakukan di Bukittinggi itu pun kemudian bisa lebih banyak dinikmati dengan mudah di seluruh Indonesia.

    "Saya pemangsa rendang, dulu lama tinggal di Pakanbaru dan memang kalau rasa rendangmu (Sri) hebat, rasa rendangmu paten," ujar Luhut dalam sesi interaksi.

    Luhut meminta Sri terus mengkampanyekan produk UMKM asli Indonesia dengan mengajak lebih banyak teman untuk memanfaatkan infrastruktur digital. Pemerintah, kata Luhut, akan mendukung penuh UMKM bisa naik kelas dan terus bertumbuh.

    "Beri tahu semua temen-temen di Padang, Pemeritah itu betul betul agresif sekali turun. Kau mainkan saja semua itu di sana, pokoknya orang Jakarta ingin makan rendang dari Bukittinggi," ungkapnya.

    Luhut juga mendorong agar pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya agar tidak ragu bergabung di program Pemerintah. Kementerian Koperasi dan UKM saat ini talah menyediakan beragam fasilitas mulai pendamping hingga akses permodalan.

    "Uni jangan ragu-ragu, masuk saja. Packaging ditambahkan aku bangga pakai produk Indonesia, beli produk Indonesia," tuturnya.

    Menkop UKM Teten Masduki menuturkan bahwa masakan khas Sumatra Barat sudah ada yang didorong untuk lebih banyak mengisi pasar di Timur Tengah. Peminatnya cukup banyak lantaran rasanya yang cocok untuk semua lidah.

    "Kami sudah bantu produk makanan khas Payakumbuh untuk jamaah haji di Mekah. Cukup besar itu sampai ratusan ton, rendang siap saji yang bisa dipanaskan," kata Teten.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id