Inflasi 2020 Bakal Jadi Terendah dalam Lima Tahun Terakhir

    Suci Sedya Utami - 03 Januari 2021 17:22 WIB
    Inflasi 2020 Bakal Jadi Terendah dalam Lima Tahun Terakhir
    Ekonomi Indonesia. Foto : MI.
    Jakarta: Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan realisasi inflasi sepanjang 2020 berada di bawah target yang ditetapkan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 3,1 persen.

    Josua mengatakan bahkan bisa menjadi yang terendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Bila dirinci dalam lima tahun terakhir sejak 2015 hingga 2019 capaian inflasi nasional sebesar 3,35 persen; 3,02 persen; 3,61 persen; 3,13 persen; dan 2,72 persen. Sementara di 2014 tercatat sebesar 8,36 persen.

    "Kita lihat inflasi cukup rendah secara tren dalam lima tahun terakhir ini, mungkin karena efek pandemi," kata Josua pada Medcom.id, Minggu, 3 Januari 2021.

    Di 2020 Josua memperkirakan akan berada di bawah dua persen. Ia bilang, pandemi membuat permintaan menurun karena masyarakat cenderung menahan belanja atau pengeluaran. Selain itu, di 2020 pun inflasi yang disebabkan oleh harga yang diatur pemerintah (administered price) cenderung tidak ada peningkatan yang signifikan.

    "2020 memang di bawah target pemerintah dan di bawah sasaran Bank Indonesia 3 plus minus 1 persen. Artinya di bawah dua persen inflasi umumnya karena ada aspek inflasi inti yang rendah akibat daya beli atau belanja menurun," ujar dia.

    Lebih lanjut Josua menambahkan untuk 2021 ia memperkirakan akan terjadi peningkatan di kisaran dua hingga tiga persen. Dalam APBN 2021, inflasi diprediksi sebesar tiga persen. Menurut dirinya, salah satu pendorong inflasi 2021 yakni karena adanya kenaikan cukai rokok rata-rata 12 persen. 

    Ia melihat perilaku belanja masyarakat untuk mengkonsumsi rokok masih relatif tinggi sehingga akan berpengaruh terhadap inflasi, selain itu juga sejalan dengan proyeksi pemulihan ekonomi yang makin optimis di tahun ini dengan kehadiran vaksin.

    "Aktivitas ekonomi sudah mulai beranjak lagi sehingga sisi permintaan tadi yang terkait dengan inflasi inti  kita perkirakan akan cenderung meningkat, memang 2021 kita perkirakan akan meningkat di kisaran dua hingga tiga persen, inline dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi," pungkas dia.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id