Genjot Produktivitas, Industri Mamin Perlu Segera Terapkan Transformasi Digital

    Husen Miftahudin - 19 April 2021 19:33 WIB
    Genjot Produktivitas, Industri Mamin Perlu Segera Terapkan Transformasi Digital
    Ilustrasi. Foto: Antara/Irwansyah Putra



    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong industri makanan dan minuman (mamin) untuk menerapkan teknologi industri 4.0. Transformasi digital ini dinilai membawa dampak positif terhadap peningkatan investasi dan produktivitas sehingga dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten.

    "Industri 4.0 memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Apalagi, dapat juga mendukung dan mempermudah aktivitas industri saat kondisi pandemi seperti saat ini," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin, 19 April 2021.






    Agus menegaskan, berdasarkan peta jalan Making Indonesia, industri mamin adalah satu dari tujuh sektor yang diakselerasi untuk mengadopsi teknologi industri 4.0. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendongkrak kinerja sektor unggulan tersebut.

    Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, kinerja industri mamin selama periode 2015-2019 rata-rata tumbuh 8,16 persen atau di atas rata-rata pertumbuhan industri pengolahan nonmigas sebesar 4,69 persen. Di tengah pandemi, sepanjang kuartal IV-2020, terjadi kontraksi pertumbuhan industri nonmigas sebesar 2,52 persen.

    "Namun demikian, industri makanan dan minuman masih mampu tumbuh positif sebesar 1,58 persen pada 2020," sebutnya.

    Ia menekankan bahwa industri mamin juga mempunyai peranan yang penting dalam kontribusi ekspor industri pengolahan nonmigas. Pada periode Januari-Desember 2020, total nilai ekspor industri mamin mencapai USD31,17 miliar atau menyumbang 23,78 persen terhadap ekspor industri pengolahan nonmigas sebesar USD131,05 miliar.

    Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri(BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi menyampaikan pihaknya terus aktif mendorong pelaku industri untuk bermitra bersama pemerintah dalam upaya transformasi menuju industri 4.0.

    Untuk itu, BSKJI bersama 24 satuan kerja layanan teknisnya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia siap mendampingi perusahaan dalam menjalankan transformasi industri 4.0 mulai dari asesmen, konsultansi hingga sertifikasi.

    "Dengan adanya perubahan dunia pascapandemi covid-19 ini, kita dapat berperan dalam mendorong transformasi ekonomi melalui Making Indonesia 4.0, sejalan dengan program Indonesia tumbuh, di mana peran teknologi informasi menjadi sangat penting di samping upaya percepatan perizinan, penyederhanaan birokrasi serta reformasi regulasi," pungkas Doddy.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id