Erick Thohir: Indonesia Punya BUMN Farmasi Kualitas Dunia

    Suci Sedya Utami - 14 Oktober 2020 21:47 WIB
    Erick Thohir: Indonesia Punya BUMN Farmasi Kualitas Dunia
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir saat konferensi pers virtual terkait kunjungannya ke London, Inggris. Foto: tangkapan layar YouTube.
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Indonesia memiliki perusahaan farmasi berkualitas dunia. Pernyataan tersebut ia tekankan untuk merespons adanya nada sumbang yang mempertanyakan kualitas dan kemampuan Indonesia dalam mengatasi masalah kesehatan pandemi covid-19.

    Erick mengatakan BUMN memiliki PT Bio Farma (Persero) yang saat ini tengah mengembangkan vaksin covid-19. Ia bilang dalam kunjungannya ke London, Inggris, Erick bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan Pemerintah Inggris.

    Ia bilang Pemerintah Inggris memberi apresiasi pada pemerintah Indonesia yang mampu menekan dampak dari covid-19. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, kesuksesan Indonesia dalam mengatasi laju pandemi covid-19 akan berkontribusi signifikan pada dunia.

    Sebagai wujud dari apresiasi Inggris dan sejumlah negara dunia, wadah koalisi dunia untuk inovasi pencegahan epidemi atau Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) telah menempatkan perusahaan BUMN Bio Farma dalam kategori organisasi yang kompeten dalam hal pengembangan vaksin covid-19.

    "Tentu ini membuktikan bahwa kalau kita memertanyakan kualitas bangsa kita, kemampuan bangsa kita adalah sesuatu yang aneh. Kenapa? Di sini terjawab bahwa kita punya perusahaan yang kualitas dunia yaitu Bio Farma, kita mempunyai medical research yang juga dipercayakan," kata Erick dalam konferensi pers secara daring, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Baca: Terbang ke London, Menteri BUMN Jajaki 4 Kerja Sama

    Uji kelayakan (due diligence) yang dilakukan CEPI terhadap Bio Farma menunjukkan hasil positif. Dari hasil uji kelayakan tersebut, CEPI menyatakan siap melakukan kerja sama dengan Bio Farma.

    Erick bilang tentu hal ini merupakan apresiasi bagi semua peneliti, ahli farmasi, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan vaksin asli Indonesia. Ia mengatakan, kualitas Bio Farma sudah diakui dunia.

    Selain itu, CEPI juga menyambut baik keinginan Indonesia untuk melakukan kerja sama strategis jangka panjang dengan CEPI antara lain untuk pengembangan berbagai platform teknologi rapid vaksin dan imunoprofilaksis untuk melawan patogen yang tidak diketahui. Serta melakukan riset dan pengembangan inovasi vaksin berpotensi epidemi atau pandemi.

    Sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap upaya multilateral untuk menjamin akses setara terhadap vaksin yang aman dan dengan harga terjangkau, maka selama pertemuan dengan CEPI Indonesia telah menyampaikan keinginannya untuk menjadi bagian dari CEPI investors council. Sasaran kontribusi Indonesia terhadap CEPI akan dibahas lebih lanjut.

    Lebih lanjut kunjungan kerja ke London juga membuahkan hasil yang baik di antaranya penambahan vaksin covid-19 untuk Indonesia dari AstraZeneca.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id