140 Ribu Orang Batal Terima Subsidi Upah

    Media Indonesia.com - 10 Desember 2020 19:41 WIB
    140 Ribu Orang Batal Terima Subsidi Upah
    Ilustrasi penerima bantuan subsidi upah - - Foto: MI/ Ramdani



    Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat 140 ribu orang batal menerima bantuan subsidi upah lantaran data penerima tidak valid. Puluhan ribu data tersebut dikembalikan ke BPJamsostek.

    "Saat ini, sekitar 140 ribu calon penerima yang datanya dikembalikan ke BPJamsostek," ujar Staf Khusus Kemenaker Reza Hafiz dikutip dari Mediaindonesia.com, Kamis, 10 Desember 2020.






    Reza menjelaskan pengembalian data ke BPJamsostek lataran data tersebut berasal dari lembaga tersebut. Hal ini membuat Kemenaker tidak memiliki kapasitas untuk melakukan validasi atau revisi ulang.

    Di sisi lain, terhambatnya penyaluran BSU disebabkan beberapa faktor yakni, keterangan nama di KTP dan rekening tidak sama. Kemudian, banyak rekening bank yang tidak aktif. Alhasil, dana BSU tidak dapat masuk ke rekening penerima.

    "Nama yang ada di KTP dan di rekening biasanya tidak sama. Nah, biasanya ada masalah di situ," imbuh Reza.

    Adapun total penerima manfaat BSU mencapai 12,40 juta pekerja. Penerima BSU ialah pekerja dengan upah atau gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Untuk program bantuan tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,9 triliun.

    "Realisasi dari termin I periode September-Oktober mencapai 98,8 persen, atau sekitar 12,2 juta orang yang menerima BSU. Sisanya masih dalam proses itu tadi," pungkasnya.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id