Muhammadiyah Dukung Kemensetneg Dan KPK Tertibkan Aset Negara

    Medcom - 07 Oktober 2020 09:00 WIB
    Muhammadiyah Dukung Kemensetneg Dan KPK Tertibkan Aset Negara
    Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung kerja sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menertibkan Barang Milik Negara (BMN). Aset negara itu harus dikelola untuk kemaslahatan masyarakat.
     
    Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas berharap aset aset tersebut dimanfaatkan dengan baik. "Kalau Muhammadiyah tentu saja sangat setuju dan mendukung upaya penertiban aset-aset negara tersebut," kata dia kepada wartawan, Rabu, 7 Oktober 2020.
     
    Terlebih, kata dia, nilai  aset BMN tersebut sangat tinggi dan lokasinya sangat strategis. "Segala masalah yang terkait dengan aset-aset tersebut tentu sebaiknya secepatnya diselesaikan," katanya.

    Baca: Negara Bisa Sita Aset Jika Pengelolaan Tidak Optimal

    Sekjen MUI ini berharap penggunaan aset-aset tersebut bisa dimaksimalkan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan bangsa dan negara.
     
    "Agar memiliki manfaat dan daya guna yang tinggi serta dapat mendatangkan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi negara dan bangsa," ujarnya
     
    Seperti diketahui, KPK menemukan masalah dalam pengelolaan sejumlah aset negara, seperti Gelora Bung Karno, TMII dan Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran. Aset senilai Rp571,5 triliun yang dikelola swasta itu dinilai belum dikelola secara optimal.
     
    “Aset-aset milik negara yang menjadi perhatian kami, yaitu aset GBK, TMII, PPK Kemayoran,” kata Kepala Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi Pencegahan Wilayah II KPK Asep Rahmat Suwandha, Rabu, 16 September 2020.

    (FZN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id