Mulai Besok, Kemendag Pastikan Pedagang Daging Tak Lagi Mogok

    Annisa ayu artanti - 21 Januari 2021 19:50 WIB
    Mulai Besok, Kemendag Pastikan Pedagang Daging Tak Lagi Mogok
    Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fatahilah



    Bekasi: Kementerian Perdagangan memastikan mulai besok, Jumat, 22 Januari 2021, tidak ada lagi pedagang daging yang melakukan aksi mogok. Sebab, pemerintah telah mempertemukan pedagang daging dengan distributor daging yang murah.

    Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto mengatakan pada hari ini pedagang dipertemukan oleh Direktur Utama PT Suri Nusantara Jaya, salah satu distributor daging yang masih memiliki stok daging sebanyak 17 ribu ton.






    "Jadi alhamdulillah para pedagang bisa kita pertemukan dan berkomitmen mulai besok mereka sudah mulai berjualan lagi dengan daging yang relatif murah dan terjangkau masyarakat," kata Suhanto di Bekasi, Kamis, 21 Januari 2021.

    Selain aksi mogok yang dilakukan para pedagang pasar rakyat, Suhanto juga menjelaskan, penyebab utama kelangkaan daging adalah melambungnya harga daging impor. Rata-rata harga daging impor asal Australia selama enam bulan terakhir adalah USD2,8 per kilogram atau naik menjadi USD3,8 per kilogram.

    "Memang belakangan ini ada kenaikan dari negara asal, yaitu dari impor yang berasal dari Australia di mana enam bulan belakangan ini harga per kilo dari rata-rata USD2,8 sekarang sudah mencapai USD3,8. Sehingga mereka meminta untuk pemerintah menurunkan harga," tuturnya.

    Suhanto juga menambahkan, sebagai upaya menekan harga daging yang sedang tinggi tersebut, dalam jangka pendek pemerintah akan berkoordinasi dengan para pedagang termasuk Asosiasi Pedagang Daging Indonesia.

    "Dalam jangka pendek ini kami dari Kemendag berkoordinasi dengan para pedagang dan sekjen asosiasi pedagang daging, kami mencoba mempertemukan sumber daging yang masih bisa dijangkau oleh masyarakat," jelasnya.

    Para pedagang daging sapi potong pada 19 Januari 2021 lalu memutuskan untuk mogok selama tiga hari sejak 20-22 Januari 2021. Mogok ini terjadi akibat melambungnya harga daging sapi menjadi Rp125 ribu per kilogram.

    Maman, salah satu pedagang daging di Pasar Borobudur, Kecamatan Ciledug, mengatakan harga daging sapi potong semula Rp83 ribu. Sedangkan kini menjadi Rp96 ribu dari rumah potong hewan.

    "Kenaikan dari harga sapi potong Rp83 ribu sekarang Rp96 ribu berarti naik Rp13 ribu per kilogram. Seumpama bobot sapi ada 5 kuintal kali Rp13 ribu, ya Rp5 juta kan," ujarnya saat ditemui, Selasa, 19 Januari 2021 lalu.

    Maman menjelaskan untuk harga di pasar sekarang menjadi Rp125 ribu, dari sebelumnya Rp100 sampai Rp110 ribu daging sapi potong per kilogram. Sedangkan harga Rp125 ribu per kilogram, merupakan harga saat Lebaran.

    "Harusnya kan kalau harga normal Rp100 ribu sampai dengan Rp110 ribu saja. Jadi kalau sudah di angka Rp125 ribu itu sudah enggak normal," katanya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id