comscore

Menaker Tegaskan Klaim JHT Tak Perlu Tunggu Usia 56 Tahun

Eko Nordiansyah - 16 Maret 2022 15:16 WIB
Menaker Tegaskan Klaim JHT Tak Perlu Tunggu Usia 56 Tahun
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah - - Foto: Medcom/ Eko Nordiansyah
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) tidak perlu menunggu usia 56 tahun. Pasalnya, kebijakan tersebut kembali ke aturan lama yakni Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 19 Tahun 2015.

"Sekarang ketentuan mengenai klaim JHT itu bisa dilakukan tanpa menunggu 56 tahun. Kenapa? Karena masih berlaku Permenaker yang lama," kata dia dalam konferensi pers, Rabu, 16 Maret 2022.
Ia menambahkan, pemerintah berencana merevisi Permenaker 2/2022 dengan aturan yang baru. Bahkan tak hanya kembali ke aturan lama, dalam revisi Permenaker ini akan dilakukan penyederhanaan syarat dan proses klaim manfaat JHT agar mempermudah para pekerja untuk mendapatkan haknya.

"Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 kita akan revisi. Isi revisinya tadi adalah mengembalikan ketentuan mengenai klaim JHT sebagaimana Permenaker 19/2015 ditambah kemudahan-kemudahan baru dalam klaim JHT. Jadi (revisi) ini edisi penyempurnaan kira-kira begitu," ungkapnya.

Adapun penyederhanaan syarat dan proses klaim manfaat JHT, misalnya terkait klaim manfaat JHT bagi peserta yang memasuki usia pensiun, maka Peserta diberikan opsi untuk memilih mengambil manfaat JHT sesuai usia pensiun dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama atau pada saat usia 56 tahun.

Dari sisi persyaratan administrasi, beberapa penyederhanaan akan diatur dalam revisi Permenaker 2/2022 yakni melampirkan bukti PHK saat melakukan klaim manfaat. Bagi PHK yang tidak diperselisihkan, cukup tanda terima laporan PHK dari Disnaker. Namun bila terjadi perselisihan, Perjanjian Bersama (PB) tidak perlu sampai didaftarkan ke Pengadilan hubungan industrial.
 
Terkait putusan Pengadilan Hubungan Industrial yang tidak dapat dipenuhi, putusan pengadilan bisa diganti dengan petikan putusan Pengadilan Hubungan Industrial. Selanjutnya seluruh proses klaim manfaat JHT akan dilakukan secara online dan pembayaran manfaat ditransfer langsung oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui rekening peserta.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id